Tanggamus GL – Asosiasi Pedagang Ternak (Asponak) Kabupaten Tanggamus dalam waktu dekat akan menggelar bazar hewan kurban pada 16 Agustus 2018 mendatang di Rest Area Gisting.

Menurut Ketua Asponak Rintoko, kepastian penentuan waktu berdasarkan kesepakatan bersama antar anggota Asponak yang terdiri peternak dan pedagang ternak kambing, sapi, kerbau.
“Hasil keputusan bersama ditetapkan pada 16 Agustus sebab selain masyarakat biasa, saat itu masih hari kerja dan harapannya menjaring pegawai sebagai pembeli jika ingin beli hewan kurban,” ujar Rintoko, Jumat (11/8).
Selain itu, penetapan waktu itu karena tidak terlalu jauh namun juga tidak terlalu dekat dengan Idul Adha 1439 H. Sehingga masih ada kesempatan memilih hewan kurban yang akan dibeli untuk berkurban.
“Pelaksanaannya sehari saja dari pagi sampai sore. Setelah itu jika ada yang akan pesan hewan kurban, atau memilih hewan kurban lainnya panitia akan memberikan nomor ponsel. Tujuannya untuk perjanjian kesepakatan jual beli hewan kurban,” terang Rintoko.
Ia mengaku, selayaknya kegiatan bazar maka hewan kurban dijual dengan harga yang tidak mahal dan banyak pilihan harga. Namun semua berdasarkan jenis dan bobot hewan kurban yang dijual. Tujuannya agar masyarakat dapat membeli hewan kurban.
Harga jual ternaknya, untuk kambing dijual harga terendah Rp 1,5 juta sampai Rp 4,5 juta per ekor. Sedangkan sapi dan kerbau dihitung bobot kotornya. Untuk satu kilogram dipatok Rp 75.000 per kg lantas dikalikan berat ternak.
“Kami juga melayani mengantar hewannya, untuk beberapa kecamatan secara gratis ke Sumber Rejo, Gisting, Gunung Alip, Kota Timur, Kota Agung. Di luar itu ada ongkos antar sesuai jaraknya,” jelas Rintoko.
Bazar ternak Asponak adalah kegiatan rutin dan sudah digelar sejak dua tahun lalu. Dan tahun ini diteruskan lagi untuk memberi kesempatan masyarakat mendapatkan hewan kurban, sekaligus kesempatan peternak pasarkan ternaknya.
Asponak sendiri sudah siapkan 3.000 ekor hewan kurban terdiri gabungan kambing, sapi dan kerbau tahun ini. Jika itu masih kurang masih ada stok hewan kurban. Sebab selama ini permintaan hewan kurban dikirim sampai ke Jakarta dan beberapa lokasi di Pulau Jawa.
Rintoko mengaku untuk keperluan hewan kurban yang dijual di bazar, pedagang telah mengetahui standar hewan kurban yang sesuai ajaran Islam. Seperti usia minimal dua tahun bagi kambing dan sapi, kondisi fisik tidak cacat, serta kriteria lainnya.
“Sebelum dijual nanti ada pemeriksaan dari Dinas Peternakan yang akan cek kondisi kesehatan hewannya. Jika tidak penuhi kriteria untuk hewan kurban maka tidak dijual, dan dijual untuk keperluan lainnya,” terang Rintoko.
Menurut Kabid Kesehatan Hewan, Ari Priyanto, Dinas Peternakan dan Perkebunan Tanggamus akan lakukan monitoring terhadap hewan ternak yang akan dijadikan kurban. Itu untuk ciptakan rasa aman kepada para pembeli hewan kurban.
Pemeriksaan akan dimulai dua pekan sebelum Idul Adha atau saat hewan masih hidup yang disebut antemorthem. Saat itu akan dicek kondisi fisik ternak dari luar atau organ yang nampak kasat mata.
“Pemeriksaan dari bulu, mata, kulit, gigi ada tidaknya cacat. Hewan yang sehat bulunya terlihat bagus dan cerah, kemudian kondisi mata pun terlihat bening, tidak berair, dan secara fisik hewan tidak mengalami cacat,” kata Ari.
Selain itu pemeriksaan dilakukan ketika penyembelihan untuk cek kondisi organ dalam atau disebut postmorthem. Dari kondisi organ dalam dipastikan dagingnya layak konsumsi atau tidak, sebab bisa saja secara kondisi fisik luar terlihat sehat, namun ada penyakit berbahaya pada organ dalamnya.
“Pemeriksaan ini untuk beri keamanan dan status layak konsumsi terhadap hewan kurban. Jadi pemeriksaannya saat kondisi hewan masih hidup sampai sudah disembelih,” terang Ari.
Untuk Tanggamus, kondisi yang harus diwaspadai adalah adanya cacing hati pada organ hati ternak. Jika itu ada maka hati jangan dikonsumsi sebab akan menular ke manusia. Sedangkan penyakit lainnya selama ini belum pernah ada. (Ir)

 

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

dewispin
dewaslot88
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini
Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern