Gerbang1news.com – Lampung tengah
Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Merah Putih kota Metro Hermansyah, TR, SH, dampingi pelaporan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan penjualan satu unit timbangan truk digital senilai Rp55 juta ke Polres Lampung Tengah. Laporan pengaduan tersebut ditujukan kepada Kapolres Lampung Tengah Cq Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, dan telah diterima sebagaimana tertuang dalam bukti penerimaan laporan pengaduan tertanggal 27 Februari 2026 di Gunung Sugih.

Pelapor diketahui bernama ANDY alias NJEN NJEN, Anak dari Husin, kelahiran Metro, 17 Agustus 1973, Warga Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro. Ia melaporkan dugaan penipuan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 KUHPidana atau Pasal 486 KUHPidana.

Kronologi Dugaan Perkara

Peristiwa bermula pada Desember 2024 sekitar pukul 11.00 WIB di Kampung Sidowaras, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah. Saat itu, terlapor NS alias GT bersepakat secara lisan dengan pelapor untuk menjual satu unit timbangan truk digital kapasitas 20 ton milik Pelapor.

Dalam kesepakatan tersebut, harga penjualan disepakati Rp55.000.000. Pelapor akan menerima Rp50.000.000, sedangkan Rp5.000.000 menjadi fee bagi terlapor. Pembayaran dijanjikan dilakukan sebanyak empat kali. Namun dalam realisasinya, pada Desember 2024 terlapor baru mentransfer Rp10.000.000 ke rekening BCA milik pelapor. Selanjutnya, pada 29 November 2025, pelapor kembali menerima transfer Rp3.000.000 dari seseorang bernama AD yang mengaku sebagai pembeli timbangan tersebut.

Selebihnya, pembayaran tak kunjung dilunasi. Bahkan menurut pelapor, pada April 2025 ia sempat meminjam uang sebesar Rp 2.000.000 kepada Terlapor. Sejak itu, Terlapor hanya memberikan janji-janji pembayaran tanpa realisasi hingga kini. Merasa dirugikan dan tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan sisa pembayaran dari Terlapor, Pelapor akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Polres Lampung Tengah.

Ketua LBH Merah Putih, Hermansyah, TR, SH, menegaskan Pihaknya akan mengawal proses hukum ini hingga tuntas.

“Ini bukan sekadar wanprestasi biasa. Ada dugaan kuat unsur tipu gelap yang merugikan klien Kami puluhan juta rupiah. Kami meminta Aparat Penegak hukum bertindak profesional dan transparan,” tegasnya.

Saat ini, perkara tersebut berada dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Tengah. Pihak pelapor berharap proses hukum berjalan objektif dan memberikan kepastian keadilan. (red)

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam