Gerbang1news.com – Lampung, Kota Metro
Ikatan Pemuda Lampung Indonesia (IPLI) soroti banyaknya anggaran di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Metro mencapai miliaran rupiah diduga jadi bancakan korupsi, Senin (26/05).

Dikatakan Ketua IPLI Kota Metro Hermansyah, bahwa pihaknya hendak mengkonfirmasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tentang penggunaan anggaran kegiatan rutin.

“Seperti nasi kotak dan lainnya sampe 15 miliar satu SKPD aja termasuk di KB, Pertanian sudah sampai 3 miliar belum di waktu berjalan, jadi diduga keuangan di Metro ini habis untuk kegiatan-kegiatan aja yang enggak penting,” ujarnya.

Semenjak dilantiknya kepala daerah yang baru, dirinya menilai Pemkot Metro tak melakukan pekerjaan yang konkret dan bermanfaat.

“Seperti jalan-jalan, lampu, Taman-taman, Sekolahan enggak berjalan udah lebih dari 100 hari, ini sudah bulan 5, rutin mereka diduga bermain untuk kepentingan walikota dan wakil walikota serta pejabat-pejabat yang mengindahkan walikota,” ungkapnya.

Hermansyah menambahkan, banyaknya anggaran makanan, pakai sewa, hingga BBM di tubuh Pemerintah Kota (Pemkot) Metro berkisar hingga miliaran rupiah.

“Semuanya itu enggak masuk akal 100 juta kali 20 aja, udah dua miliar untuk makan aja,” ucapnya.

Tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025 juga sama. Seperti kata Presiden itu habis dana Pemerintah ini hanya untuk mereka rapat-rapat aja beli kue, snack itu bisa mencapai miliaran rupiah,” imbuhnya.

Pihaknya menduga belanja makanan minum Walikota setempat mencapai miliaran, sehingga dinilai pemborosan APBD daerah Bumi Sai Wawai.

“Yang tahun ini aja umum udah belasan miliar lebih, nge-cat rumah dinas dan sekretariatan ini kurang lebih udah satu miliar tapi kerjaannya enggak ada, enggak ada yang di cat di rapihin contohnya rumah dinas,” terangnya.

Bagian aset juga barang-barang yang beli baru di Rumah Dinas makan anggaran hampir mencapai dua miliar barang-barang asetnya itu enggak ada yang lama, itu hilang semua,” lanjutnya.

Hermansyah memaparkan, bahwa kedepan akan membawa perkara tersebut ke Polda Lampung hingga KPK.

“Kita bagi berkas ini biarin penegak hukum bekerja semua untuk Kota Metro dan seluruh Lampung,” paparnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi awak media Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menyampaikan, bahwa giat IPLI tersebut guna mengawal tugas-tugas Kepala Dinas.

“Saya mengapresiasi kepada IPLI ketuanya dinda Hermansyah terkait masukannya kepada kita semua dan saya langsung bahas dengan dinas-dinas yang ada hubungannya,” jelasnya.

Bangkit mengatakan, terkait tudingan adanya dugaan korupsi di sekretariat daerah pihaknya telah bersinergi dengan pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

“BPK setiap tahun melakukan pemeriksaan, ada korupsi tidaknya itu temuan BPK, ini sudah ditindaklanjuti semua dari tahun 2023 2024 dan ini sudah di periksa oleh BPK. Jadi dasar kita adalah pemeriksaan dan audit BPK,” bebernya.

“Demikian juga dinas-dinas yang ada tuduhan begini-begini mereka sudah di audit oleh BPK dan hari ini nanti jam dia akan diserahkan laporan BPK terkait dengan audit 2024 yang akan diserahkan langsung ke Walikota,” lanjut bangkit.

Sekda Metro itu juga menambahkan, bahwa temuan IPLI tersebut melibatkan beberapa Dinas-dinas yang ada di Kota Metro.

“Seperti Bappeda, BPPRD, BPKAD, Dinas Pemberdayaan Perempuan, kemudian PKP, tapi saya sampaikan lagi bahwa itu sudah diaudit oleh BPK,” pungkasnya. (red)

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization