Gerbanglampung1news.com – Metro
JPU terkesan remehkan sidang pembacaan tuntutan kasus pembunuhan Imam Ardiansyah di Pengadilan Negeri kelas IB Metro ditunda, Senin (14/04).

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum mempersiapkan hasil tuntutan yang akan dibacakan pada sidang tersebut, sedangkan keluarga korban Imam Ardiansyah telah menunggu sejak pagi hingga sore hari.

Saat dikonfirmasi awak media Penasihat Hukum (PH) korban Johan Pahlawan mengatakan, bahwa perkara tersebut banyak menarik perhatian publik.

“Kemudian kecewa kita untuk bapak ketahui sidang itu jadwalnya jam 9 kemudian dibisikin oleh petugas Pengadilan diundur pak jadwal jam dua, itu kita ikuti ternyata jam setengah tiga okelah kita sudah senang hati Sidang akhirnya bisa dimulai oleh majelis Hakim dan selanjutnya disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap untuk menyampaikan tuntutan sudah tiga minggu lo pak Jaksa,” ujarnya.

Menurutnya JPU yang hadir pada sidang serupa sangat tidak manusiawi.

“Maksud saya manusiawi sedikitlah, kita ini nunggu dari pagi pak, oke jam dua kami tunggu tapi kenyataannya masih lewat dan yang buat kami kecewa itu Hakim sudah membuka sidang yang selanjutnya dipersilahkan ke JPU jawabannya, kami belum siap membacakan tuntutan yang mulia,” terangnya.

“Saya yakin JPU sudah tahu dari pagi bahwa tuntutan belum selesai sudah tahu mungkin, dan alangkah lebih baiknya lagi tadi pagi itu langsung diinformasikan bahwasanya sidang ditunda beberapa hari kedepan kan enak ini kita sudah nunggu dari pagi hati nurani kami ini sangat kecewa pak, dengan sidang kali ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Metro Puji Rahmadian menyampaikan, bahwa dalam memberikan tuntutan terhadap pelaku harus dengan bijak terlebih perkara tersebut menarik banyak perhatian.

“Jadi sekarang ini bu Kajari masih di Kejaksaan tinggi Lampung untuk melakukan sidang tuntutan tentang bagaimana tuntutan yang akan turun, tapi posisinya sampai jam dua tadi belum juga selesai jadi mau enggak mau harus kita tunda, Mudah-mudahan minggu depan sudah turun tuntutan dari Kejaksaan tinggi yang harus kita bacakan,” jelasnya.

“Minggu depan kalau belum turun tuntutannya bakal kami kasih tau secepat mungkin, dan satu lagi jika kami menyampaikan sebelum sidang dibuka nanti malah jadi masalah juga karena kita harus nundanya itu di persidangan setelah sidang dibuka, karena kalau kita sampaikan penundaan diluar persidangan nanti malah keluarga korban tidak percaya lagi kepada kami,” pungkasnya. (Red)

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam