Winarti Dukung Lomba Teknologi Tepat Guna Nasional

0
16
Bupati Tulang Bawang, Winarti menghadiri Zoom meeting dalam Seleksi Final Lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan Dalam Rangka Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXII./Ist

Gerbang1news.com, Tulang Bawang – Bupati Tulang Bawang, Winarti menghadiri Zoom meeting dalam Seleksi Final Lomba Teknologi Tepat Guna Unggulan Dalam Rangka Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXII Tahun 2021 Di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung, Kamis (9/9/2021) di gedung serba guna Menggala.

Dalam agenda tersebut, Winarti mengatakan inovasi yang dilakukan adalah membuat mesin penggiling padi mini serbaguna dan multifungsi dengan kualitas yang premium dan tanpa sekam.

“Tujuan terciptanya inovasi ini agar petani bisa menghasilkan padi siap jual dan menghadirkan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Diharapkan agar petani padi dapat menghasilkan keuntungan nilai tambah yang lebih baik dari beras yang dijual maupun dadak. Produk ini diberi nama ” Multi Purpose Processing Machine ( Alat Pengolah Serbaguna) lesung milenium,” ujarnya.

Dijelaskannya, multi purpose processing machine (alat pengolah multifungsi) adalah alat sederhana serbaguna yg dikembangkan oleh bpk Nurhadi asal kampung Batang Hari Kec. Rawa Pitu yaitu alat penggiling gabah menjadi beras peremium tanpa limbah sekam, dimana sekam menjadi dedak halus pakan ternak, penggiling beras menjadi tepung beras, pengupas sorgum, penggiling jagung menjadi tepung jagung, penggiling gaplek menjadi tepung gaplek dan lain sebagainya.

Multi purpose processing machine ini merupakan pemenang juara 1 lomba TTG Unggulan tingkat Provinsi Lampung yg diselenggarakan pd tgl 6 Juli 2021 di hotel Yunna Bandar Lampung sehingga mewakili Provinsi Lampung dalam lomba TTG unggulan tingkat nasional pada hari ini.

Dia menambahkan, pemaparan yang diberikan berupa system operasi dan tujuan serta kelebihan mesin yang dijelaskan melalui pewmaparan ppt secara daring.

Proses pengerjaan produk yang akan diolah hingga siap pakai atau produk jadi yaitu berupa butir padi yang bersih dan berkualitas hanya dengan 2 kali pengolahan.

Permintaan mesin giling padi mini multifungsi ini sudah digunakan poknas program kreativ mandiri kabupaten tulang bawang dan beberapa provinsi di indonesia.

“Customer kebanyakan petani pemilik lahan sawah dan pengusaha bidang pertanian. Mesin ini telah dipasarkan secara luas di sumatra, jawa dan kalimantan pengiriman dan penginstalan secara langsung atau melalui jasa expedisi,” tambahnya.(Yda)

LEAVE A REPLY