Gerbang1news.com – Upaya pengentasan kawasan kumuh di Kota Metro terus diwujudkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Metro. Dengan bantuan dari pemerintah pusat yakni melalui program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), pengentasan kawasan kumuh terus dilakukan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menjelaskan, program KOTAKU merupakan hasil pertemuan Wali Kota Metro Achmad Pairin dengan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Disitu pak Wali ekspose kawasan kumuh di Kota Metro. Kemudian di respon oleh Kementrian PUPR, baru turunlah program ini. Dengan harapan dapat menurunkan kawasan kumuh di Kota Metro,” jelas Bangkit.

Dikatakanya, luasan kawasan kumuh di Kota Metro mencapai kurang lebih 86 hektare. Kawasan kumuh tersebut tersebar di 4 kelurahan yakni Kelurahan Hadimulyo Timur, Hadimulyo Barat, Imopuro dan Kelurahan Iringmulyo.

“Itu sesuai SK Wali Kota ya. Ini sudah dicek dilapangan dan juga sudah melalui kajian,” katanya.

Menurutnya, dana APBN yang digelontorkan untuk pengentasan kawasan kumuh di Kota Metro sebesar Rp. 4,8 Millyar.

“Rincianya, Kelurahan Imopuro sebesar Rp. 900 juta, Hadimulyo Barat Rp. 1,2 Millyar, Hadimulyo Timur Rp. 1,5 Millyar dan Kelurahan Iringmulyo Rp. 1,1 Millyar,” terangnya.

Dengan dana tersebut, lanjut Bangkit, direncanakan pengurangan kawasan di Kota Metro tahun 2018 ini seluas 66 Ha. Artinya, kawasan kumuh di Bumi Sai Wawai hanya tinggal 19 Ha.

“Jadi sisa 19 Ha lagi yang masih perlu ditangani. Yang 19 Ha direncanakan selesai pada tahun 2021,” paparnya.

Ditambahkanya, pembangunan yang dilakukan melalui program KOTAKU di Kelurahan Iringmulyo salah satunya yakni pembangunan drainase tertutup dan gorong-gorong dan jalan rabat beton. Di Kelurahan Imopuro yakni pembangunan jalan rabat beton, sumur bor, drainase tertutup.

“Sementara di Kelurahan Hadimulyo Barat yaitu pembangunan pengadaan motor sampah, pembangunan drianase tertutup, dan sumur bor. Dan di Kelurahan Hadimulyo Timur itu salah satunya pembangunan drinase tertutup di RT 26 RW 10, jalan rabat beton dan juga motor sampah,” tutupnya.(red)

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777