Hasil Produksi Gabah di Kota Metro Lampaui Target

0
45
Kegiatan panen raya perdana di areal persawahan Poktan Tejo Makmur I, Kelurahan Tejosari, Metro Timur./Ist

Gerbang1news.com, Metro – Hasil produksi panen padi di Kota Metro melampaui target yang ditentukan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan, dan Peternakan (DKP3) setempat.

Dimana Target pada musim tanam perdana tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 79 ton padi, namun pada panen perdana yang dilakukan Rabu (20/5/2020) hasil panen mencapai 72 ton padi.

Kegiatan panen raya perdana itu sendiri dipimpin langsung oleh Walikota Metro Achmad Pairin di areal persawahan Poktan Tejo Makmur I, Kelurahan Tejosari, Metro Timur.

Kepala DKP3 Kota Metro, Heri Wiratno menjelaskan, luas tanam padi di Metro Timur 462 hektar, dan panen saat ini seluas 30 hektar. Apabila dihitung maka produksi padi untuk MT I/2020 mencapai 21.002,4 ton atau setara dengan 16.8-1,92 gabah kering giling dan apabila diversikan menjadi beras menghasilkan 10.081,15 ton.

“Untuk mengejar target hasil panen padi, segera dilakukan percepatan tanam padi yakni sekitar bulan Mei (usai Lebaran). Dengan target tanam seluas 71 hektar sehingga pada awal juli sudah dapat tutup tanam seluas 1.434 hektar,” kata dia.

Walikota Metro mengucapkan rasa syukur dimana panen kali ini mengalami peningkatan yang semula perkiraan 70 saat ini mencapai 72 ton.

“Tahun depan akan ada penyempurnaan irigasi, setelah program itu terlaksana mudah-mudahan cukup 1 kali panen yang digilir, sehingga kedepannya 2.980 hektar lahan tanam padi dapat teraliri semua,” ujarnya.

Dia berharap, harga gabah dipasaran normal sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.

“Harga gabah hari ini agak turun, mungkin dampak dari covid, ya mudah-mudahan akan segera berakhir. Dan harganya sekitar 36-37, namun harga beras masih tinggi,” harapnya.(rl)

LEAVE A REPLY