Merasa Sudah Mampu, Sugiyati Mundur dari Penerima PKH

0
481
Sugiyati, warga Desa Gedung Wali Kecamatan Marga Tiga Lampung Timur./Rusman Ali

Gerbang1news.com – Kesadaran diri Sugiyati (38), patut apresiasi. Ibu rumah tangga warga Desa Gedung Wali Kecamatan Marga Tiga Lampung Timur itu, mundur sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sugiyati mundur dari KPM PKH lantaran merasa perekonomian keluarganya sudah semakin membaik.

Dikatakan Sugiyati, ia merupakan KPM PKH tahun 2018 sekaligus ibu rumah tangga yang mempunyai 3 orang anak usia balita, dan masih dijenjang SD dan SMA.

Suami Ibu sugiyati bernama Suwito, bekerja sebagai jasa pengantar barang berupa hasil Tambak seperti udang dan ikan ke luar daerah.

“suaminya bekerja sebagai jasa pengantar barang ke jakarta sudah cukup lama. Namun karena pernah mendapat musibah yaitu kendaraan yang biasa digunakan mengalami kecelakaan dan rusak parah akhirnya suwito berhenti dan itu berdampak kepada keluarga ibu sugiyati terpuruk secara ekonomi,” ujarnya, Kamis (7/3/2019).

Dari kejadian itu, suami Sugiyati mulai menabung dengan niat agar bisa membeli mobil kembali yang digunakan sebagai usahanya mengantar barang ke luar daerah. Dengan berjalanya waktu kurang lebih satu tahun suaminya mampu membeli mobil kembali walaupun dengan cara kredit.

“Setelah memiliki mobil yang digunakan untuk usaha, perekonomian keluarga kami perlahan membaik. Sampai akhirnya pada bulan februari 2019 saya menyatakan mundur dari kepesertaan PKH,” tegasnya.

Graduasi mandiri terjadi tidak lepas dari peran Pendamping Sosial PKH, seperti kisah ibu sugiyati di atas merupakan upaya Pendamping Sosial PKH Kecamatan Marga Tiga Desa Gedung Wani Ibu Khusnul Khotimah yang tidak henti-hentinya melakukan advokasi dan pendampingan kepada KPM PKH, memberi arahan untuk perubahan perilaku KPM PKH.

Koordinator PKH Kabupaten Lampung Timur Asep Hermawan mengatakan, tahun 2019 Kabupaten Lampung Timur menargetkan minimal satu kecamatan satu KPM PKH yang tergraduasi mandiri. target tersebut sebagai bentuk keseriusan PKH dalam mengentaskan kemiskinan

Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya mengurangi angka kemiskinan melalui berbagai program unggulan. Seperti bantuan sosial berupa Beras Sejahtera (Rastra), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT).

Upaya tersebut terus dilakukan Kementerian Sosial RI melalui berbagai program, salah satunya yang merupakan program unggulan dan prioritas nasional yaitu Program PKH. bahkan Tahun 2019 Kementerian Sosial RI targetkan sebanyak 7,93 % atau 793.000 KPM dari 10 juta KPM Keluarga Penerima Manfaat peserta Program Keluarga Harapan tergraduasi

Graduasi mandiri yang dimaksud artinya KPM PKH bisa lepas dari program bansos yang selama ini diberikan pemerintah. Hal itu karena penerima manfaat dinilai telah mandiri secara ekonomi serta tidak lagi memenuhi syarat kondisional sebagai KPM PKH.

Kabupaten Lampung Timur sampai dengan bulan Februari 2019 sudah menggraduasi lebih dari 5 KPM PKH karen mampu secara ekonomi, bahkan yang terbaru KPM PKH dari.(Rus)

LEAVE A REPLY