
Gerbang1news.com – Lampung Timur Aksi dugaan pengroyokan yang terjadi di sebuah lapo tuak di Dusun I, Desa Adijaya, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa (14/7/2026) dini hari, berujung laporan polisi. Korban, Rusli Syaripudin, mengalami luka robek sekitar 5 sentimeter di bagian atas kepala sebelah kiri yang diduga akibat dipukul menggunakan botol kaca.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/17/VII/2026/SPKT/POLSEK PEKALONGAN/POLRES LAM-TIM/POLDA LAMPUNG, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.45 WIB di halaman rumah Yudi yang dijadikan lapo tuak.
Dalam keterangannya kepada penyidik, Rusli mengaku datang ke lokasi sekitar pukul 00.30 WIB dengan tujuan menjemput kekasihnya, Via, yang bekerja di lapo tuak tersebut sebagai pemandu minum pelanggan. Saat menyampaikan maksudnya kepada pemilik lapo, Yudi, korban mengaku sempat dipersilakan menjemput apabila sang kekasih bersedia pulang.
Namun situasi berubah setelah terjadi percakapan antara korban dan pemilik lapo. Korban mengaku kerah bajunya ditarik, kemudian terdengar ucapan yang diduga memancing aksi kekerasan terhadap dirinya.
Tak lama kemudian, sekitar 15 orang diduga mendorong korban keluar dari lapo sebelum melakukan pemukulan, penendangan, penjambakan rambut, hingga salah seorang diduga menghantam kepala korban menggunakan botol kaca. Akibat kondisi lokasi yang gelap, korban mengaku tidak dapat mengenali pelaku yang memukulnya.
Akibat kejadian tersebut, Rusli mengalami luka robek sekitar 5 sentimeter di bagian atas kepala sebelah kiri hingga mengeluarkan darah. Selain luka fisik, korban juga mengaku mengalami trauma dan ketakutan sehingga memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pekalongan.
Kasus tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan dengan status terlapor dalam lidik. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap identitas para pelaku.
Sementara itu, Siswanto, keponakan korban, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Pekalongan Polres Lampung Timur atas respons cepat dalam menangani laporan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Pekalongan AKP Emi Suhaimi melalui Kanit Reskrim AIPTU Suratno yang bergerak cepat merespons laporan keluarga kami dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Kami berharap para pelaku segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Siswanto.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi seluruh pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengroyokan tersebut. Media juga memberikan ruang hak jawab kepada pihak-pihak yang disebut dalam laporan apabila ingin memberikan klarifikasi atau tanggapan atas peristiwa tersebut.(red)
