
Gerbang1news.com – Jakarta
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan langkah strategis dalam penyegaran kepemimpinan Polri. Melalui upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Rupattama Mabes Polri, Rabu (29/10/2025), Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., resmi ditunjuk sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, menggantikan Irjen Pol. Helmi Santika, S.H., S.I.K., M.Si.
Penempatan jenderal bintang dua yang dikenal sebagai “spesialis bongkar kejahatan ekonomi” ini menandai langkah serius Polri dalam memperkuat sistem penegakan hukum di wilayah strategis Sumatera bagian selatan. Sebelumnya, Irjen Helfi menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, posisi yang menuntut kecermatan dan integritas tinggi dalam menangani berbagai kasus besar seperti korupsi, penipuan investasi, hingga tindak pidana pencucian uang.
Dengan latar belakang tersebut, kehadiran Irjen Helfi di Lampung diyakini akan memperkuat pengawasan terhadap potensi kejahatan ekonomi lintas provinsi yang selama ini menjadi tantangan serius. Provinsi Lampung, sebagai pintu gerbang Sumatera, juga dihadapkan pada persoalan penting seperti distribusi logistik, kestabilan pangan, dan keamanan investasi.
“Mutasi dan rotasi ini bukan hanya bentuk penyegaran organisasi, tetapi juga komitmen Polri dalam menjaga profesionalitas dan meningkatkan efektivitas kinerja di seluruh lini,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.
Brigjen Trunoyudo menambahkan, para pejabat baru diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing dan memberikan kontribusi nyata bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Langkah Kapolri menunjuk Irjen Helfi Assegaf sebagai Kapolda Lampung dinilai sangat tepat — mengingat rekam jejaknya yang tegas, bersih, dan konsisten dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Diharapkan, di bawah kepemimpinannya, Polda Lampung semakin solid dalam menegakkan hukum yang presisi serta menjaga stabilitas daerah demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (red)

