
Gerbang1news.com – Bandar Lampung Polresta Bandar Lampungmenerjunkan sebanyak 215 personel untuk melakukan pengamanan dan pelayanan dalam aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG (AMAL MBG), di kawasan Tugu Adipura, Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung, Senin (22/6/2026).
Ribuan peserta aksi yang diperkirakan mencapai 1.000 orang melakukan long march dari Lapangan Saburai menuju Tugu Adipura sambil membawa berbagai atribut aksi seperti bendera Merah Putih, spanduk, poster, mobil komando, hingga perangkat pengeras suara.
Meski melibatkan massa dalam jumlah besar dan berlangsung di pusat aktivitas Kota Bandar Lampung, kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan secara maksimal oleh jajaran Polresta Bandar Lampung.
Sejak pagi hari, personel telah ditempatkan di sejumlah titik strategis mulai dari lokasi berkumpul massa di Lapangan Saburai, sepanjang rute long march, hingga lokasi utama penyampaian aspirasi di kawasan Tugu Adipura. Selain melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas guna meminimalisir dampak kemacetan bagi masyarakat pengguna jalan.
Tribratanews Resta Bandar Lampung – Gambar konten #17
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh peserta dapat menyampaikan pendapatnya di muka umum dengan aman, tanpa mengganggu ketertiban masyarakat.
“Polresta Bandar Lampung melaksanakan pengamanan dan pelayanan secara humanis terhadap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Lampung Dukung MBG. Sebanyak 215 personel kami terjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan mulai dari titik kumpul, perjalanan long march hingga penyampaian aspirasi di lokasi aksi,” kata AKP Agustina Nilawati, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, kehadiran personel di lapangan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat agar aktivitas di pusat kota tetap berjalan lancar.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin hak warga negara untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Di sisi lain, kami juga memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional. Selain itu, massa juga mendesak agar dugaan penyimpangan dan praktik korupsi dalam pelaksanaan program tersebut diusut tuntas melalui audit dan evaluasi menyeluruh.
Berbagai poster dan spanduk berisi dukungan terhadap program MBG serta tuntutan penegakan hukum terhadap pelaku korupsi dibentangkan peserta selama aksi berlangsung.
AKP Agustina menambahkan, berkat koordinasi yang baik antara petugas pengamanan dan koordinator lapangan, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman tanpa adanya gangguan keamanan maupun tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Alhamdulillah, seluruh kegiatan berjalan dengan tertib, aman dan kondusif. Massa aksi dapat menyampaikan aspirasinya dengan baik, sementara aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap dapat berlangsung. Ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, baik petugas di lapangan maupun peserta aksi yang menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung,” pungkasnya.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di kawasan Tugu Adipura dan sejumlah ruas jalan yang dilalui massa aksi terpantau aman serta kembali normal. Polresta Bandar Lampung memastikan akan terus memberikan pelayanan dan pengamanan secara profesional pada setiap kegiatan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Bandar Lampung.(ADV)

