
Gerbang1news.com – Metro
Di tengah gelombang kekecewaan ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) yang dirumahkan, sikap Pemerintah Kota Metro justru menuai sorotan tajam. Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso hanya melontarkan pernyataan normatif saat dimintai tanggapan terkait laporan THL ke aparat penegak hukum.
“Terkait THL yang telah dilaporkan ke polisi, ya kita taati hukum,” ujar Bambang kepada wartawan, Selasa (13/01/2026).
Pernyataan singkat tersebut dinilai tidak menyentuh substansi persoalan. Tak ada penjelasan mengenai dugaan ketidakadilan, tidak pula klarifikasi atas polemik pengangkatan P3K dan P3K Paruh Waktu yang menjadi pemicu utama dirumahkannya ratusan THL.
Berbeda sikap, Ikatan Pemuda Lampung Indonesia (IPLI) justru berdiri di barisan depan membela para THL. Ketua Umum DPP IPLI, Hermansyah TR, SH, menegaskan pihaknya tidak akan mundur dan siap menggelar aksi demo damai lanjutan sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang dinilai menindas dan mengabaikan nurani keadilan.
“Bulan depan kami akan turun aksi damai. Ini untuk membantu adik-adik kami, saudara-saudara kami yang dirumahkan. Kami akan mendatangi Pemkot Metro, Polres Metro, hingga Kejaksaan Negeri Metro,” tegas Hermansyah.
Hermansyah menambahkan, aksi tersebut bukan sekadar unjuk rasa, melainkan bentuk tuntutan moral agar janji-janji pejabat tidak berhenti di atas kertas. IPLI, kata dia, akan mempertanyakan komitmen dan tanda tangan resmi Wali Kota Metro, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, serta anggota DPRD Metro yang sebelumnya menjanjikan penyelesaian persoalan THL.
“Janji itu ditandatangani. Tapi realisasinya nihil. Ada yang sudah mendaftar PNS sejak 2024, ada yang tidak pernah masuk P3K maupun P3K Paruh Waktu, padahal mereka sudah lama mengabdi. Ini yang akan kami buka seterang-terangnya,” ujarnya.
IPLI memastikan konsolidasi massa akan dilakukan secara masif, dengan target menggelar aksi besar pada Februari mendatang, demi menekan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar bersikap jujur, transparan, dan berpihak pada keadilan.
Di saat Pemkot Metro memilih berlindung di balik kalimat “taat hukum”, IPLI menegaskan satu sikap: diam adalah pengkhianatan terhadap nasib THL yang telah lama mengabdi. (red)
