Pejabat di Metro Ikut Uji Kompetensi BKPSDM

0
32
BKPSDM Metro melaksanakan kegiatan uji kompetensi jabatan kepala OPD./Ist

Gerbang1news.com, Metro – Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro, melakukan uji kompetensi terhadap puluhan pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) setempat, Sabtu (11/9/2021).
Kegiatan itu bertujuan agar kepala dinas organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki inovasi saat ditempatkan pada satuan kerja yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Kepala BKPSDM Kota Metro, Welly Adi Wantra mengatakan uji kompetensi merupakan salah satu proses kesesuaian jabatan di OPD pemerintahan setempat.

“Tujuannya untuk penilaian kesesuaian jabatan. Dimana akan di lihat kesesuaian jabatan yang di emban selama ini, apakah sudah sesuai visi misi dan kebutuhan OPD. Supaya peserta memiliki inovasi dan program kerja yang sesuai dengan visi misi kepala daerah yang baru,” kata dia.

Rencananya, ujar Welly, uji kompetensi tersebut dilaksanakan selama tiga hari ke depan.

“Proses tahapannya ada Pemaparan program kerja, makalah, dan wawancara,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, sejumlah pejabat eselon II Pemkot Metro juga telah mengikuti assessment pada tahun 2019 yang bekerja sama dengan assessment center Mabes Polri.

“Penempatan jabatan nantinya tetap mengacu pada hasil assessment-assesment kemarin. Selanjutnya, hasil tersebut akan di pilih oleh Pansel untuk melihat hasil wawancara dan dimana akan dilihat kesesuaian tempat dan jabatan bagi pejabat Eselon II tersebut apakah masih layak di tempat yang saat ini atau lebih layak di tempat yang lain,” jelasnya.

Dia menambahkan, pada hasil penilaian uji kompetensi pejabat eselon II ini nantinya akan disampaikan kepada PPK BKPSDM untuk menjadi pertimbangan atau pun dasar untuk pelaksanaan rolling jabatan.

“Setelah hasil tersebut diterima oleh PPK, nanti akan disampaikan surat pengantar kepada melalui Kompetisi Sains Nasional (KSN) di berikan Gubernur untuk mendapatkan persetujuan pelantikan. Baru setelah itu nanti dilakukan rolling untuk menempati jabatan mana saja yang kosong atau pergantian Kepala OPD. Prosesnya melalui seleksi terbuka atau lelang jabatan,” tambahnya.(rl)

LEAVE A REPLY