Kondisi bangunan gubuk tempat Rohmat dan ke lima anaknya tinggal./Sultan Effendi
Kondisi bangunan gubuk tempat Rohmat dan ke lima anaknya tinggal./Sultan Effendi

Gerbang1news.com, Tanggamus – Seorang dua, warga dusun Kebumen RT. 001/001, Pekon Banjar Agung Udik, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, bersama lima anaknya tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH).

Dia adalah Rohmat (50), buruh tani harian lepas itu harus bertahan tinggal di rumah gubuk reyot bersama lima anaknya. Hasil dari pekerjaannya pun terkadang tidak mencukupi kebutuhan keluarganya.

“Saya dan keluarga kalau mau mencuci, mandi dan buang hajat (BAB) ya harus ke sungai, apa lagi kalau hujan tiba, rumah saya banyak yang bocor mas,” ujar Rohmat dengan mata yang berkaca-kaca.

Rohmat sangat berharap kepada pemerintah daerah agar dirinya mendapat bantuan bedah rumah yang sedang di gadang-gadangkan oleh Bupati Tanggamus.

“Ya, untuk bantuan dari pemerintah pekon ada, tapi masih belum cukup, ya saya sangat berharap kepada Ibu Bupati agar dapat memberikan bantuan bedah rumah,” harapnya.

Ditempat yang sama, ketua Rt setempat Junaidi mengatakan, keluarga bapak Rohmat tinggal dirumah tidak layak huni (RTLH) dan kondisinya sangat memprihatikan

“Saya selaku Rt merasa kasian sekali melihat keadaan rumah bapak Rohmat yang berdindingkan papan dan gribik (red- anyaman bambu) nampak terlihat lapuk dan atapnya sudah banyak yang bocor,” ujar Junadi.

Sementara kepala pekon setempat Yuhendri mengatakan, dirinya sedang berusaha mengangkat beban kehidupan terutama rumah, tempat tinggal warga pekon yang ia pimpin.

“Kami dari pihak pekon sedang berusaha untuk membuat proposal untuk diajukan ke dinas terkait agar rumah warga masyarakatnya yang tidak layak huni (RTLH) mendapatkan bantuan bedah rumah,” ujar Kakon.

Yuhendri yang belum genap setahun menjabat sebagai Kakon tersebut mengatakan, dirinya selaku kakon akan memperhatikan khususnya bagi tempat tinggal warganya yang RTLH.

“Terkait rumah pak Rohmat itu masih mending, ada rumah warga saya yang mau roboh malah, ya mudah-mudahan ke depan Pemda khususnya dinas terkait dapat merealisasikan apa yang kita ajukan (red- proposal),” harap kakon.(Tan)

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot gacor

Analisis Evaluasi Variansi dan Probabilitas Data untuk Membaca Pola Pembayaran Permainan dengan Lebih Cermat
Mengulas Risiko dan Variansi pada Tren Wild Bandito yang Banyak Diperhatikan Penggemar
Cara Memahami Analisis Probabilitas dan Data RTP agar Ekspektasi Bermain Tetap Realistis
Strategi Membaca Perilaku Permainan untuk Menata Target Sesi dan Risiko dengan Perhitungan Lebih Tepat
Menelusuri Hubungan Metrik RTP Mahjong Ways dengan Perilaku Pengguna di Era Data Modern
Kenapa Pengamatan Digital yang Terkumpul Menjadi Dasar Literasi Data untuk Keputusan Lebih Bijak
Menilai Kondisi RTP Rendah Lewat Manajemen Risiko dan Variansi secara Lebih Objektif
Korelasi Teknologi dan Perilaku Pengguna Membuka Cara Baru Memahami Ekosistem Permainan Digital Global
Membaca Alur Gate of Olympus lewat Sinkronisasi Simbol Berulang dengan Pendekatan yang Lebih Konsisten
Panduan Dasar Memakai Pola Baccarat untuk Menentukan Banker atau Player dengan Rasio Lebih Akurat Presisi