Ada Warga Tanggamus Lumpuh Tinggal di Gubuk Reot

0
66
Kondisi kehidupan Jasim (65), warga Dusun Tase tiga, Rt/Rw 01/01, Pekon Tangkit Serdang Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus./Sultan Effendi

Gerbang1news.com, Tanggamus – Jasim (65), warga Dusun Tase tiga, Rt/Rw 01/01, Pekon Tangkit Serdang Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, menderita kelumpuhan selama delapan tahun belakangan ini. Mirisnya lagi, ia bersama anak dan istri tinggal di rumah yang tidak layak huni.

Diketahui, Jasim seorang kepala keluarga yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani, kini hanya terbaring ditempat tidur, jangankan untuk bekerja guna menghidupi anak istrinya, untuk menggeser tubuhnya pun saat ini ia tidak bisa.

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa lagi mas, untuk mencari nafkah istri saya mas, semoga Allah SWT memberikan saya kesabaran dan ketabahan dalam menjalani kehidupan ini, khususnya istri saya mas,” ungkapnya dengan terbata-bata, Jumat (27/8/2021).

Sementara, Legiyem (64) tahun istri dari Jasim mengatakan, dirinya yang ekonomi serba kekurangan berusaha tabah dan ikhlas dalam menjalani hidup dengan mengurusi suaminya yang lumpuh akibat terjatuh dari sepeda.

“Ya kejadiannya kira- kira delapan (8) tahun yang lalu suami saya pulang dari upahan metik kopi dikampung sebelah terjatuh dari sepedanya, dari saat itu suami saya sakit dan lumpuh hingga saat ini mas,” ungkap Legiyem.

Legiyem juga mengatakan, dirinya berharap kepada dermawan khususnya pemerintah dapat memberikan bantuan untuk pengobatan suaminya sehingga dapat meringankan beban hidupnya.

“Jangankan untuk memikirkan rumah untuk pengobatan suami aja saya bingung, cukup untuk makan sehari-hari aja saya sudah bersyukur mas, ya itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saya upahan apa saja, kalau ada tetangga yang suruh saya bantu apa aja mas yang penting halal,” tutur Legiyem sedih.

Legiyem juga menambahkan, ” Alhamdulillah bantuan dari pekon ada tapi cukup untuk makan saja mas, saya juga ucapkan terimakasih sama warga dan kepala Pekon yang sudah peduli memperbaiki rumah saya sehingga tidak roboh,” ucap Legiyem.

Di tempat terpisah kepala pekon (Kakon) setempat zakaria, membenarkan keadaan warganya (red-Jasim) yang dalam keadaan lumpuh dengan ekonomi serba kekurangan.

“Walaupun beliau (red-Jasim) sudah menerima bantuan dari pemerintah berupa PKH tetapi saya selaku kakon sangat prihatin sekali melihat keadaan bapak Jasim dan keluarganya, untuk itu kami dari pihak pekon akan berusaha memberikan perhatian khusus kepada keluarga bapak Jasim,” tutur Kakon,(26/08/21).

Zakaria yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Kakon mengatakan, rumah tempat tinggal warganya tersebut jauh dari kata layak huni dan dirinya berharap kepada pemerintah khususnya dinas terkait agar melihat kondisi dan keadaan warganya tersebut.

“Melihat tiang rumah pak Jasmin banyak keropos dan terlihat mau roboh, kita bersama warga berinisiatif menambal sulam, mencagak tiang-tiiang tersebut dengan kayu kelapa agar bisa menopang sehingga rumah tersebut tidak roboh, kami juga akan membuat proposal bantuan bedah rumah dan segera mengajukan ke dinas terkait,” ujar kakon.(Tan)

LEAVE A REPLY