Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Agus Andrianto menyatakan produk jurnalistik yang diproduksi secara sah dari perusahaan pers legal tidak dapat dibawa ke ranah pidana maupun dijerat menggunakan Undang-undang Nomor 11 tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

“Untuk kasus yang memang dimunculkan adalah sesuatu hal benar (berita), wartawannya juga tidak boleh diproses kalau memang informasi itu benar, bukan fitnah,” ungkap Komjen Agus dilansir Kantor Berita Antara pada Rabu (8/2/2024) lalu.

Ia mengatakan hal itu sejalan dengan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepakatan antara Polri dengan Dewan Pers yang telah diperbaharui bahwa pihaknya tentu patuh dalam menjalankan kesepakatan berkaitan persoalan pemberitaan selama itu adalah produk sah jurnalistik diakui Dewan Pers.

Hal ini dikatakan Komjen Agus ketika menanggapi kasus sengketa pers yang berperkara di Polrestabes Makassar, Rabu (7/2) lalu, saat ramah tamah bersama media di Hotel Rinra Makassar, Sulawesi Selatan

Dalam penerapan undang-undang ITE, kata Agus tentu itu bisa ditempuh apabila sudah melalui mekanisme Dewan Pers serta aturan yang diatur dalam Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Kalau masih memungkinkan, penegakan hukum itu menjadi pintu terakhir, tetapi setelah ditempuh klarifikasi, upaya mediasi para pihak. Kalau sudah mentok, baru diputuskan apakah penyelidikannya di lanjut atau tidak,” ujar mantan Kapolda Sumatera Utara itu.

Ia juga telah menyampaikan kepada Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi bahwa penerapan Undang-undang ITE harus sangat selektif dilakukan setelah berbagai upaya mediasi, apakah dilaporkan korban atau pihak lain.

“Kalau tidak cukup bukti tentu tidak bisa diteruskan. Saya yakin pak Kapolda Andi Rian ini bisa menyelesaikan, karena cukup lama bersama saya (tugas) di Sumatera Utara. Jadi saya paham betul watak beliau,” paparnya.

Media Pers Punya Hak Jawab

Hal senada disampaikan Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Pol Dedi Prasetyo bahwa media sosial berbeda dengan media pers karena tidak bisa dikonfirmasi maupun diklarifikasi. Sedangkan media massa perusahaan Pers sangat bisa dikonfirmasi maupun diminta klarifikasi apabila terjadi kekeliruan pemberitaan yang sesuai aturan.

Bagi teman-teman media, semua produk yang dihasilkan dilindungi Undang-undang. Saat ini kecepatan informasi di media sosial bisa mencakup semua tanpa batas waktu dan wilayah. Cuman, produk jurnalistik harus bisa dipertanggungjawabkan baik diklarifikasi maupun dikonfirmasi,” imbuhnya.

Sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri periode 2021-2023, kata Dedi menambahkan, produk jurnalistik justru memberikan sosialisasi, edukasi dan memberikan pencerahan bagi masyarakat. Inilah yang tidak dimiliki produk atau konten yang ada di media sosial yang tidak bisa dipertanggungjawabkan
“Kami berharap media bahu membahu memerangi konten berbau hoaks apalagi di tahun politik seperti ini. Apalagi teman-teman media jauh lebih luas menghadapi bersama-sama pada Pemilu 2019 yang sangat panjang dan keras dan sudah dihadapi sebelumnya. Teman media juga punya tanggungjawab besar terhadap negeri ini apalagi di tahun Pemilu 2024,” katanya.

Karowassidik Bareskrim Polri Brigjen Pol Iwan Kurniawan pada kesempatan itu menegaskan pihaknya telah melaksanakan sosialisasi bertepatan dengan Hari Pers tahun 2023 kepada semua penyidik di Sumatera Utara terkait dengan penanganan perkara sengketa Pers.

“Saya yakin di Sulawesi Selatan juga dilaksanakan seperti itu (disosialisasikan). Dilaksanakan MoU kepada seluruh rekan-rekan penyidik, setiap produk-produk jurnalistik itu tidak boleh di pidana. Karena produk jurnalistik melalui assessment, verifikasi, konfirmasi, dan itu adalah kewenangan Dewan Pers,” kata dia.

“Tapi, Dewan Pers bukan berarti menangani sendiri apa yang menjadi laporan atau pengaduan dari semua pihak. Para pihak yang merasa keberatan dengan berita yang dihasilkan media itu, Dewan Pers yang menilai. Boleh dikatakan pemanggilan, melakukan diskusi dan ada tahapan-tahapannya. Jadi, tidak bisa produk jurnalistik yang betul-betul perusahaan pers terdaftar itu dipidana, tidak bisa,” ungkap Iwan.

Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Sosial, Ekonomi dan Budaya, Djoko Agung Heryadi, memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) atau Pelatihan untuk Pelatih (ToT), tentang Indeks Kemerdekaan Pers Indonesia (IKPI), pada 27 – 28 Februari 2015 di Pusdiklat Kominfo, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat(27/2).

Pasal 27 Ayat (3) UU ITE Memberikan Perlindungan Bagi Wartawan

Di sisi lain, Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Sosial, Ekonomi dan Budaya, Djoko Agung Heryadi, mengatakan Undang-Undang ITE tidak membelenggu kebebasan pers tapi justru memberikan perlindungan bagi insan pers dalam menjalankan jurnalis berdasarkan Undang – Undang Pers, dikutip dari laman Kominfo, Jumat (27/2/24).

Pasal 27 ayat 3 UU ITE, menyebut melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Menurut Agung, berdasarkan Ketentuan Pasal 27 Ayat (3) UU ITE adalah memberikan perlindungan bagi wartawan karena adanya unsur, “dengan sengaja dan tanpa hak”.

Dengan adanya unsur “tanpa hak” wartawan dan pimpinan lembaga pers yang melaksanakan tugas jurnalistik berdasarkan UU Pers tidak dapat dijerat dengan UU ITE jika telah menerapkan kode etik jurnalistik.

“Artinya wartawan yang melaksanakan tugas jurnalistiknya sesuai dengan UU No.40/1999 tentang Pers dilindungi Haknya, jika dalam tugas jurnalistiknya tersebut ada complain dari masyarakat terkait penghinaan dan atau pencemaran nama baik,”kata Agung saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) atau Pelatihan untuk Pelatih (ToT), tentang Indeks Kemerdekaan Pers Indonesia (IKPI), pada 27 – 28 Februari 2015 di Pusdiklat Kominfo, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat(27/2).

Penghinaan dan pencemaran nama baik dalam UU ITE, dijelas Agung, berdasarkan uji materil terhadap pasal 27 ayat (3) dan Pasal 45 ayat (1) UU ITE, kemudian amar putusan -putusan MK No.50/PUU-VI/2008 permohonan pemohon di tolak.

Kemudian Amar Putusan MK No.2/PUU-VI/2009 permohonan tidak dapat diterima. Kemudian Kesimpulan Mahkamah yaitu norma Pasal 27 ayat(3) dan Pasal 45 ayat (1) UU No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik adalah Konstisional dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, dan prinsip-prinsip negara hukum. Kemudian dikuatkan lagi dengan Putusan MK No.1/PUU-XIII/2015 yaitu MK menyetujui penarikan kembali permohonan pemohon.

Melindungi HAM Warga Negara Berekspresi

Dia menambahkan terkait pembetasan dalam Cyberspace, berdasarkan perundang-undangan di Indonesia justru memberikan kebebasan dan melindungi HAM bagi warga negara untuk mengekspresikan dirinya dengan bertanggungjawab.

“Pembatasan yang diatur dalam perundang-undangan di Indonesia misalnya diseminasi konten Pornografi, yang bertujuan untuk melindungi anak dan menjaga moral bangsa,” tuturnya.

Selain itu, kata Agung pembatasan konten Perjudian, yang bertujuan melindungi keluarga, Terkait penghinaan jelas untuk melindungi HAM warga negara. Begitu juga konten mengandung SARA. Hal ini untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara. Disamping itu berita bohong yang menimbulkan kerugian bagi masyarakat, Ini juga untuk melindungi masyarakat dari penipuan online.

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Bermain Lebih Menarik Diberikan Oleh Kasino Online Dengan Scatter Hitam
Fenomena Scatter Hitam Menghadirkan Pengalaman Baru Di Kasino Online Modern
Aktivitas Kasino Online Terlihat Lebih Dinamis Harian Berkat Scatter Hitam
Pemain Kasino Online Dibantu Membaca Ritme Permainan Lewat Analisis Scatter Hitam
Pergerakan Scatter Hitam Unik Jadi Fokus Pembahasan Komunitas Kasino Online
Pemain Kasino Online Aktif Menyoroti Perubahan Yang Terjadi Pada Scatter Hitam
Dinamika Baru Kasino Online Dan Scatter Hitam Menjadi Perbincangan Yang Hangat
Pendekatan Konsisten Mahjong Ways 2 PG Soft Dalam Membaca Sinkronisasi Pola Permainan Menuju 18 Juta!
Konsentrasi Saat Bermain Mahjongways Kasino Online Bisa Terpengaruh Oleh Notifikasi Masuk
Struktur Reel Digunakan Untuk Memahami Pembentukan Kombinasi Di Mahjongways Kasino Online
Scatter Hitam Di Kasino Online Hadirkan Pengalaman Bermain Yang Jauh Lebih Seru
Fenomena Scatter Hitam Membawa Pengalaman Anyar Di Kasino Online Modern
Aktivitas Harian Kasino Online Terlihat Makin Dinamis Berkat Kehadiran Scatter Hitam
Pemain Kasino Online Dapat Membaca Ritme Lebih Baik Lewat Analisis Scatter Hitam
Pergerakan Unik Scatter Hitam Kini Jadi Topik Favorit Komunitas Kasino Online
Keseimbangan Antara Analisis, Disiplin, Dan Pengendalian Risiko Dibutuhkan Dalam Pengalaman Bermain PG SOFT
Pentingnya Menyesuaikan Langkah Dengan Perubahan Situasi Digital Digambarkan Oleh Analisis Momentum PG SOFT
Monitoring RTP PG SOFT Yang Lebih Efisien Dihadirkan Oleh Logic Performance Engine!
Dinamika RTP PG SOFT Berbasis Data Lebih Mudah Diikuti Berkat Dynamic Metrics Network
Perubahan RTP PG SOFT Lebih Mudah Dipahami Dengan Neural Signal Framework
Media Interaktif Gunakan Visual Sinematik Untuk Perkenalkan Produk Kosmetik
Pengelolaan Produksi Digital Lebih Terintegrasi Berkat Antarmuka Yang Terpadu
Antara Roulette Amerika Dan Eropa, Manakah Yang Lebih Menguntungkan?
Platform Niaga Visual Yang Berkembang Ubah Cara Distribusi Produk Kecantikan
Konsistensi Mutu Dan Keamanan Konsumen Jadi Fokus Pengembangan Formula Kosmetik
Kebutuhan Konsumen Dipahami Pengembang Kosmetik Digital Lewat Analitik Prediktif
Mahasiswa Rekayasa Kosmetik Terapan Memiliki Kompetensi Terbaru Berkat Kemitraan Industri
Pengamatan Statistik Terstruktur Digunakan Untuk Memetakan Preferensi Visual Konsumen
Konsumen Kosmetik Dinamis Merasakan Efek Warna Dari Sweet Bonanza
Penyesuaian Kapasitas Teknologi Secara Bertahap Dipermudah Infrastruktur Modular Bagi Agroindustri
Evolusi Teknologi Visual Berbasis Komputasi Modern Diarahkan Oleh Inovasi Pragmatic Play!
Efisiensi Sistem Interaktif Masa Kini Didukung Oleh Penerapan Teknologi Prediktif Pragmatic Play!
Optimalisasi Algoritma Adaptif Membuat Teknologi Visual Pragmatic Play Terus Berkembang!
Dasar Evaluasi Sistem Hiburan Digital Modern Adalah Pendekatan Probabilistik Pada Pragmatic Play!
Model Evaluasi Berbasis Artificial Intelligence Mendukung Analisis Performa Pragmatic Play!
Integrasi Big Data Dan Pembelajaran Mesin Meningkatkan Struktur Sistem Pragmatic Play!
Potensi Kombinasi Mahjongways Kasino Online Dibaca Lewat Kepadatan Simbol
Saldo Puncak Dan Saldo Penutup Di Mahjongways Kasino Online Dibandingkan Dengan Teknik Ini
Cara Membaca Mahjongways Kasino Online Adalah Cascading Panjang Dengan Multiplier Rendah
Saldo Mahjongways Kasino Online Bisa Terlihat Menyesatkan Akibat Perubahan Denominasi
Pengembangan Platform Digital Berkelanjutan Menggunakan Analisis Dinamis Pragmatic Play Sebagai Acuan!
Pendekatan Komputasi Modern Berbasis Data Mengembangkan Evolusi Mekanisme Pragmatic Play!
Pendekatan Baru Untuk Optimalisasi Infrastruktur Digital Diperkenalkan Oleh Pragmatic Play!
Perspektif Baru Dalam Studi Sistem Probabilistik Dibuka Oleh Pendalaman Analisis Pragmatic Play!
Arsitektur Data Yang Lebih Adaptif Membangun Harmonisasi Sistem Pragmatic Play!
Saldo Bergerak Dan Modal Awal Mahjongways Kasino Online Dibandingkan Lewat Teknik
Perhitungan Mahjongways Kasino Online Lebih Mudah Dengan Teknik Pembulatan Nominal Taruhan
Pendekatan Analisis Data Berkelanjutan Mendorong Transformasi Sistem Digital Pragmatic Play!
Recovery Factor Digunakan Mengevaluasi Pemulihan Saldo Di Mahjongways Kasino Online
Integrasi Sistem Analitik Real-Time Melakukan Penguatan Infrastruktur Pragmatic Play!
Perubahan Scatter Hitam Kini Diperhatikan Oleh Pemain Kasino Online Yang Aktif
Belakangan Ini Ramai Dibahas Tentang Dinamika Baru Kasino Online Dan Scatter Hitam
Menuju 20 Juta, Pendekatan Konsisten Digunakan Membaca Sinkronisasi Pola Mahjong Ways 2 PG Soft!
Notifikasi Yang Masuk Dapat Mengganggu Konsentrasi Bermain Di Mahjongways Kasino Online
Struktur Reel Dipakai Untuk Memahami Pembentukan Kombinasi Di Mahjongways Kasino Online
Kompetensi Mahasiswa Dalam Rekayasa Kosmetik Modern Diperkuat Kurikulum Kolaboratif Industri
Informasi Produk Kosmetik Dapat Dipahami Lewat Antarmuka Digital Yang Ramah
Stabilitas Formulasi Kosmetik Melibatkan Variansi Viskositas Dan Juga Bahan Aktif
Pengalaman Interaktif Konsultasi Kosmetik Diperkaya Oleh Teknologi Suara Yang Adaptif
Kualitas Visual Produk Kecantikan Daring Ditingkatkan Oleh Sistem Rendering Yang Cerdas
Ukuran Sampel Ditentukan Lewat Teknik Sebelum Mengubah Strategi Mahjongways Kasino Online
Pendekatan Analisis Yang Lebih Komprehensif Diedepankan Dalam Pengembangan Teknologi Pragmatic Play
Stabilitas Sistem Diperkuat Pragmatic Play Lewat Pendekatan Analisis Prediktif Berkelanjutan
Bagian Penting Dalam Transformasi Platform Hiburan Digital Adalah Teknologi Pragmatic Play!
Standar Baru Dalam Sistem Interaktif Digital Dihasilkan Oleh Pengembangan Pragmatic Play
Penguatan Infrastruktur Analitik Modern Mempercepat Transformasi Digital Pragmatic Play!
Optimalisasi Analisis Berkelanjutan Memperkuat Sistem Komputasional Pragmatic Play
Optimalisasi Arsitektur Teknologi Berbasis Data Mendukung Evolusi Pragmatic Play
Optimalisasi Kinerja Platform Digital Dibantu Oleh Pendekatan Berbasis AI Pragmatic Play
Sinergi Big Data Dan AI Membuat Infrastruktur Pragmatic Play Mengalami Modernisasi
Pengembangan Infrastruktur Digital Yang Lebih Responsif Terinspirasi Oleh Pragmatic Play
Teknologi Interaktif Dikembangkan Pragmatic Play Lewat Pendekatan Analisis Yang Lebih Mendalam
Peluang Baru Dalam Transformasi Digital Dibuka Oleh Pendalaman Teknologi Pragmatic Play
Evaluasi Berbasis Statistik Komputasional Digunakan Mengembangkan Mekanisme Digital Pragmatic Play
Optimalisasi Pengelolaan Data Digital Memperkuat Arsitektur Modern Pragmatic Play
Pergeseran Paradigma Teknologi Di Indonesia Dibawa Oleh Kehadiran Mahjong Modern
Perubahan Infrastruktur Ditelusuri Algoritma Cerdas Lewat Analisis Prediktif
Perubahan Dinamika Komunitas Digital Modern Digambarkan Oleh Behavioral Computing Analytics
Perubahan Kebiasaan Pengguna Digital Tercermin Dalam Fitur Interaktif Mahjong Ways
Pemahaman Kritis Terhadap Informasi Permainan Ditingkatkan Berkat Data RTP
Pengembangan Teknologi Digital Yang Lebih Inovatif Menjadikan Pragmatic Play Sebagai Referensi
Pendekatan Analitik Yang Lebih Adaptif Mendorong Infrastruktur Modern Pragmatic Play
Harmonisasi Infrastruktur Dan Analitik Modern Membuat Optimalisasi Pragmatic Play Berlangsung
Teknologi Pembelajaran Mesin Mendukung Pengembangan Sistem Cerdas Pragmatic Play
Arah Baru Dalam Evolusi Teknologi Digital Berkelanjutan Dibuka Oleh Sistem Analitik Pragmatic Play
Analisis Rasional Dilakukan Terhadap Hasil Bermain Tanpa Menganggapnya Kepastian Finansial
Pemanfaatan Algoritma Modern Berbasis Analisis Kuantitatif Membantu Memahami Keragaman Outcome
Strategi Integrasi Cloud Computing Memperkuat Efisiensi Operasional Kasino Online
Aktivitas Efisien Yang Lebih Mudah Dievaluasi Ditelusuri Lewat Observasi Indikator
Cara Pengguna Berinteraksi Dengan Mahjong Modern Berubah Karena Antarmuka Interaktif