SMPN 1 Sumberejo./Sultan Effendi
SMPN 1 Sumberejo./Sultan Effendi

Gerbang1news.com, Tanggamus – Wali murid SMPN 1 Sumberejo, mengeluhkan dugaan pungutan liar (Pungli) ditengah pandemi Covid-19 berkedok infaq.

Wali murid sekolah setempat mengatakan, pencarian dana dengan dalih infaq tersebut jumlahnya bervariasi. Namun pagu anggaran dan waktu pelunasan infaq itu ditetapkan harus di lunasi.

“Dengan adanya pandemi covid ini dampaknya luar biasa bang. Apalagi sekarang macet, jangankan untuk biaya sekolah, untuk makan aja susah. Kami tidak keberatan bayar iuran sekolah anak, tapi harus liat kondisi saat ini, apalagi sekolah itukan sekolahan negeri,” ucapnya.

Menurutnya, sumbangan atau infaq seharusnya suka rela seikhlasnya, tapi ini tidak, nominalnya ditentukan dan waktu pembayarannya ditetapkan.

“Tahun kemarin (red-2021) ditetapkan 650 ribu untuk anak saya dan tahun ini diminta 450 ribu, sedangkan pada bulan Januari-Pebruari dibayarkan 250ribu, sisanya bulan Maret-April itu harus dibayarkan,” ujarnya

Ia menambahkan, dirinya bersama wali murid lain mengharapkan transparan dalam mengelola uang iuran tersebut, ditahun kemarin untuk murid kelas VII ditetapkan Rp 650.000, kelas VIII Rp 450.000 dan kelas IX sebesar Rp 350.000, sedangkan jumlah murid sekolah tersebut berkisar 564 orang.

“Kalau transparan ya gak papa, seperti bangunan lapangan voli tahap pertama ditahun kemarin menghabiskan ratusan juta, dan pos satpam kayak begitu menghabiskan uang lebih dari 30juta, coba dicek ke sekolah bang. Nah tahun ini (red-2022) ada tahap kedua untuk pengerasan lapangan poli butuh dana sebesar 145juta lagi coba,” ungkapnya.

Saat dilakukan penelusuran ke sekolah tersebut, terdapat bangunan pos satpam dan lapangan Voli. Namun, kondisinya sangat memprihatinkan. Sebab, dibeberapa titik lantainnya mengalami retak dan terkelupas. Sementara, pos satpam nampak Lis plafon renggang lepas dari paku, Selasa (8/3/2022).

Sementara kepala sekolah (Kepsek) SMPN 1 Sumberejo, Tekat Santoso mengatakan, dirinya mengetahui ada program komite yang sumber dana dari para wali murid yang berupa infaq yang disepakati.

“Memang ada program komite yang berupa fisik, kalau ukuran lapangannya saya gak tau, itu urusannya komite, itu bukan dana bos, itu dana komite, kalo anggaran lapangannya kemarin itu hampir dua ratus juta (Rp 200.000.000) semua itu, kan keliling ada jaring lapangan itu, ya tahun kemarin ada bangunan pos satpam sumber dananya dari Infaq wali murid bukan sumbangan, bagi yang gak mau gak dipaksa, namanya juga Infaq, ya infaq yang disepakati, kalau gak ditetapkan gak akan selesai,” jelas Kepsek.

Ditempat terpisah, Ketua komite sekolah SMPN 1 Sumberejo, Partijo mengatakan, selain sebagai ketua komite yang juga pensiunan PNS dari SPLP dan saat ini honorer pengajar disekolah tersebut.

“Ia mas saya sudah dua tahun sebagai ketua komite, memang ada program komite yakni pembangunan lapangan poli dan pos satpam di tahun 2021 kemarin, sumber dana nya ya itu dari Infaq para wali murid, kalau lapangan poli itu tahap pertama ditahun kemarin, ditahun ini ada tahap kedua, ya karena lapangan itu belum selesai,” ujarnya.

Menurut ketua komite, anggaran lapangan poli terealisasi berkisar Rp 80.000.000 berbeda dengan keterangan Kepsek dan wali murid diatas dan selaku ketua komite, dirinya pun lupa berapa volume ukuran lapangan poli dan pos satpam tersebut.

“Kalau gak salah untuk anggaran lapangan poli kira-kira habis 80 juta, Kalau ukuran lapangan itu berapa ya, pos satpam itu habis 32 juta kalau gak salah,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap tahunnya diadakan musyawarah tahunan membahas iuran Komite sekolah yang membutuhkan bantuan dana dari para wali murid.

“Dana anggaran itu dari Infaq wali murid, ini infaq nya beda dengan yang di masjid- masjid dijalan-jalan, ini infaq nyaagak anget karena ada kebutuhan,” katanya.

Sayangnya, komite yang memiliki fungsi sebagai pengawas dan pemberi kebijakan agar meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut dirinya tidak mengetahui secara persis dalam pengelolaan dana BOS disekolah tempatnya mengajar.

“Semuanya ada, dicatet di Arkas, ya dikomputer, kan ada operator, pokoknya semuanya ada disana ada dana-dana perubahan, ya kalau saya ngapalin ya gimna, saya kan uda pensiun yang mikir-mikir seperti itu udah, udah gimana gitu,” ucapnya.

Merujuk pada ketentuan dalam Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang komite, pada pasal 4 yang berbunyi:
Anggota Komite Sekolah tidak dapat berasal dari unsur :
a. pendidik dan tenaga kependidikan dari Sekolah yang bersangkutan.(Tan)

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam