Gerbang1news.com, Metro – Pemerintah Kota Metro melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) mengadakan Webinar dengan tema “Vaksin Aman, Masyarakat Sehat, Ekonomi Bangkit” secara Virtual Zoom di Command Center Pemkot Metro, Kamis (3/12/2020).

Dalam webinar ini Kementerian Kominfo RI bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Metro, menghadirkan dua narasumber dari Dinas Koperasi , UMKM dan Perindustrian Kota Metro, Siti Aisyah serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro drg. Erla Andrianti.

Webinar ini digelar untuk membangun pemahaman, meningkatkan kepercayaan, serta partisipasi masyarakat terhadap kebijakan program Pemerintah, terutama yang terkait program Pemulihan Ekonomi Nasional dan rencana Pemerintah untuk mempersiapkan serta memberikan vaksin Covid-19 yang aman bagi masyarakat.

Webinar dimulai pengantar host dari KPC PEN, dilanjutkan dengan moderator yang mempersilahkan para narasumber untuk menyampaikan materi, dan diakhiri dengan tanya jawab dari partisipan Webinar.

Kadis Koperasi, UMKM dan Perindustrian Siti Aisyah, memaparkan dampak Pandemi Covid-19 bagi UMKM, termasuk di Kota Metro. Pandemi hampir setahun belakangan ini telah menurunkan aktifitas ekonomi masyarakat, terjadi penurunan permintaan dan penjualan, kesulitan modal usaha dan lain sebagainya.

“Untuk itu salah satu tujuan program PEN adalah untuk ‘memperpanjang nafas’ UMKM, serta mengurangi dampak pandemi covid-19 terhadap industri mikro dan menengah. Sementara itu, kami telah menyalurkan bantuan dana stimulus bagi 1.250 pelaku UMKM di Kota Metro yang bersumber dari APBD,” jelasnya.

“Namun saya berharap pada bulan Desember ini Pemerintah dapat merealisasikan Banpres tersebut secara menyeluruh untuk 7.000 pelaku usaha UMKM di Kota Metro,” ucapnya.Selanjutnya, Siti Aisyah menjelaskan mengenai Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Pelaku UMKM yang bersumber dari APBN, baru direalisasikan oleh Pemerintah Pusat di Kota Metro sebesar 10 persen dari total alokasi bantuan.

“Untuk tahap awal pemberian program vaksin ini diperuntukan untuk usia 18 sampai dengan 59 tahun. Terlebih lagi kepada orang yang duduk di garda terdepan seperti medis, orang yang melaksanakan pelayanan publik, peserta BPJS PBI,” ujar Erla. Sementara Kadis Kesehatan, drg. Erla memaparkan tujuan vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah adalah untuk melindungi masyarakatnya, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian yang diakibatkan virus covid-19. Diharapkan dengan adanya diseminasi informasi melalui pelaksanaan webinar ini, masyarakat akan lebih mengetahui tujuan, skema, prosedur, waktu pelaksanaan, tempat pemberian vaksin dan sebagainya.

Sedangkan vaksin ini akan dibagi menjadi 2 golongan, baik dari vaksin pemerintah dan vaksin mandiri. Untuk vaksin mandiri dipersiapkan pemerintah bagi masyarakat yang tidak termasuk prioritas tersebut, namun ingin melakukan vaksinasi secara mandiri.

“Mengenai harga vaksin mandiri kami sedang menunggu ketetapan Pemerintah Pusat. Sementara untuk kadar dan dosis dari 2 golangan vaksin ini sama,” papar Erla dalam menjawab pertanyaan peserta webinar.

Lanjutnya, Erla mengatkan waktu pemberian vaksinasi diperkirakan pada akhir Januari 2021. Pemberian vaksin ini juga baru dapat dilaksanakan setelah mendapat surat izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Nantinya pemerintah juga menggunakan aplikasi untuk mendata sasaran yang akan di vaksinasi.

Untuk lokasi pemberian vaksin bisa kunjungi di berbagai Rumah Sakit, Klinik, Praktik Dokter dan pusat kesehatan di setiap daerah. Pemberian vaksinasi tetap dilakukan dengan protokol kesehatan.(rl)

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot gacor

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

Analisis Evaluasi Variansi dan Probabilitas Data untuk Membaca Pola Pembayaran Permainan dengan Lebih Cermat
Mengulas Risiko dan Variansi pada Tren Wild Bandito yang Banyak Diperhatikan Penggemar
Cara Memahami Analisis Probabilitas dan Data RTP agar Ekspektasi Bermain Tetap Realistis
Strategi Membaca Perilaku Permainan untuk Menata Target Sesi dan Risiko dengan Perhitungan Lebih Tepat
Menelusuri Hubungan Metrik RTP Mahjong Ways dengan Perilaku Pengguna di Era Data Modern
Kenapa Pengamatan Digital yang Terkumpul Menjadi Dasar Literasi Data untuk Keputusan Lebih Bijak
Menilai Kondisi RTP Rendah Lewat Manajemen Risiko dan Variansi secara Lebih Objektif
Korelasi Teknologi dan Perilaku Pengguna Membuka Cara Baru Memahami Ekosistem Permainan Digital Global
Membaca Alur Gate of Olympus lewat Sinkronisasi Simbol Berulang dengan Pendekatan yang Lebih Konsisten
Panduan Dasar Memakai Pola Baccarat untuk Menentukan Banker atau Player dengan Rasio Lebih Akurat Presisi