Mendadak, Pasien RSUD Tanggamus Meninggal di Pangkalan Ojek

0
26
Surat APS atas nama Jamaludin./Sultan Effendi

Gerbang1news.com, Tanggamus – Pasien RSUD Batin Mangunang Kota Agung mendadak meninggal dunia saat berada di pangkalan ojek Pekon Terbaya.

Peristiwa yang menimpa Jamaludin tersebut terjadi saat dirinya usai melakukan atas permintaan sendiri (APS) pulang dari rumah sakit bersama kerabatnya, minggu (30/8/2020).

Menurut Husa’in, Scurity yang menyaksikan pasien dibopong oleh warga dibawa ke Pos Pangkalan Ojek Pekon Terbaya Kota Agung.

“Pasien itu dibantu oleh warga dibopong kepangkalan ojek dalam keadaan sudah meninggal, setelah itu dibawa ke rumah bapak Abdul Rahman dan tidak lama dari itu Ambulan dari RSUD Batin Mengunang datang dan membawanya ke Rumah Sakit lagi,” katanya.

Direktur RSUD Batin Mangunang, dr. Benson P Ginting mengungkapkan, sebelumnya pasien atas Jamalludin datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada tanggal 29 Agustus 2020, rujukan dari Puskesmas Talang Padang dengan keluhan sesak nafas.

Selanjutnya, oleh letugas IGD RSUD Batin Mangunang diberikan tindakan terapi. Jamalludin didiagnosa CHF dikarnakan kejala, keadaan pasien, pemeriksaan fisik pasien dan hasil uji laboratorium. Lalu pasien dipindahkan oleh petugas ke Ruangan Penyakit Dalam (RPD).

“Pada 30 Agustus 2020, pasien Jamalludin diperiksa pasien mengeluh nyeri diperut dan lemas, lalu diberikan tindakan terapi tambahan oleh dr. Lilik. Kemudian tiba-tiba pasien Jamalludin memaksa pulang dengan dalih ingin dirawat dirumah pasien saja,” jelasnya.

Lebih lanjut dr. Benson mengatakan, atas nama pribadi dan RSUD Batin Mengunang mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya dengan meninggalnya pasien.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan tidak kecewa. Pihak RSUD sudah semaksimal mungkin merawat pasien dan menghalangi pasien agar tidak pulang kerumah dulu agar tetap dirawat, namun pasien bersikukuh tetap ingin pulang juga,” tutupnya.(Tan)

LEAVE A REPLY