Bupati Optimis Tanggamus Jadi yang Terbaik di PPD

0
177
Tim penilai PPD di dampingi Bupati Dewi Handajani melihat operasional mobil ambulance pekon implementasi program I ambulance I Pekon./Sultan

Gerbang1news.com, Tanggamus – Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani, optimistis Kabupaten yang dipimpinnya akan menjadi yang nomor satu dalam penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik tahun 2020 di tingkat Provinsi Lampung.

“Target menjadi juara I tidak berlebihan rasanya. Sekarang tiga besar, insya Allah mendapat yang terbaik di provinsi Lampung. Kami sangat yakin apa yang kami paparkan sesuai kondisi tanpa ada rekayasa,” ujar Bupati saat tim penilai (PPD) Provinsi Lampung berkunjung untuk melakukan penilaian tahap II di Tanggamus, Senin (10/2/2020).

Bupati berharap kepada jajaran OPD kabupten setempat untuk mendukung penilaian tahap II oleh tim penilai PPD

“Saya harap OPD dukung penilain ini lewat sajian data-data dan inovasi. Hal itu akan berjalan maksimal dan Tanggamus mendapat nilai yang terbaik,” pinta Dewi.

Sementara tim penilai PPD Provinsi Lampung yang di pimpin oleh Kasubdit Analisis Pengendalian dan kebijakan badan perencanaan pembangunan daerah provinsi lampung, Ida Susanti dalam sambutannya mengatakan penilaian tahap II ini di lakukan verifikasi dan wawancara dengan melihat langsung dokumen RKPD dan RKJMD.

“Verivikasi dan wawancara merupakan lanjutan dari penilaian tahap I yang di lakukan oleh tim teknis,dalam penilaian tahap II tiim langsung melihat apa yang di sampaikan dalam dokumen RKPD dan dokumen RPJMD,” jelasnya.

Dia menambahkan, dari hasil penilaian tahap II ini nantinya akan di skorsing dari tiga kabupaten, skor tertinggi akan menjadi yang terbaik dan mendapat anugerah Saburai dari Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Adapun kabupaten yang masuk tiga besar bersama Tanggamus yakni Lampung Barat dan Pringsewu.

“Dari tiga kabupaten satu yang mendapat anugrah Saburai dan berhak mewakili provinsi lampung di tingkat nasional, pengumuman pemenang saat musrenbang tingkat provinsi Lampung,” tegas Ida.

Dalam kegiatannya Tim penilai PPD di dampingi Bupati melihat keberadaan mobil ambulance pekon yang merupakan implementasi “program I ambulance I pekon” untuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tanggamus. Dimana sampai tahun 2019 telah di realisasikan sebanyak 100 unit dari 299 pekon yang ada di tanggamus.

Untuk di ketahui tim penilai PPD di sambut langsung oleh bupati yang di dampingi Sekdakab Hamid Heriansyah Lubis, Staf Ahli dan Kepala Bappelitbang, para kepala OPD serta camat se-kabupaten Tanggamus di ruang rapat utama kantor bupati.

Di akhir kegiatan, Bupati menyerahkan cinderamata dan kain sarung khas Tanggamus yang merupakan hasil dari prodak UMKM kabupaten setempat.(Tan)

LEAVE A REPLY