
Gerbang1news.com, Metro – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan pembinaan dan pemberian insentif untuk Ketua RT dan RW se-Kecamatan Metro Utara, Selasa (15/10/2019).
Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota Metro Djohan, meminta kepada Dispenda agar Ketua RT dan RW diajarkan Bimtek cara menghitung PBB agar PAD di Kecamatan setempat bisa terealisasi 100 persen.
“Supaya jelas semuanya. Karena saat ini setoran PBB uangnya tidak disetorkan lagi ke pusat, melainkan sudah diserahkan ke daerah. Oleh karena itu, perlu diberikan Bimtek supaya realisasi PBB dikecamatan ini bisa maksimal,” kata Djohan, dalam sambutannya.
Djohan berharap PBB dapat meningkatkan pendapatan sehingga pembayaran insentif untuk RT dan RW juga dapat meningkat.
Sementara, Camat Metro Utara, Usman Amadin, menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh ketua RT dan RW dengan jumlah RT 179 orang dan RW 38 orang sehingga jumlah pamong adalah 217 orang se-Kecamatan Metro Utara.
Diakui Usman, Kecamatan Metro Utara masih belum maksimal dalam mencapai target nilai wajib pajak, seperti Kelurahan Banjarsari 52%, Kelurahan Purwosari 27%, Kelurahan Purwoasri 42%, dan Kelurahan Karangrejo 51%.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kota Metro yang selalu peduli kepada Kecamatan Metro Utara, sehingga dalam pembangunannya beberapa tahun ini sudah diperhatikan dan sudah berkembang sangat pesat,” ujarnya.
Acara ini dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis dana insentif RT dan RW oleh Wakil Walikota Metro untuk Kelurahan Banjarsari kepada RT 01 dan RW 02, Kelurahan Karangrejo kepada RT 01 dan RW 01, Kelurahan Purwoasri kepada RT 01 dan RW 02, serta Kelurahan Purwosari kepada RT 01 dan RW 01.(rl)

