
Gerbang1news.com – Bandar Lampung
Polda Lampung angkat bicara terkait laporan seorang nenek di Lampung yang kehilangan perhiasan emas seberat 15 gram setelah diduga menjadi korban hipnotis oleh orang tak dikenal dengan modus mengatasnamakan bantuan Presiden Prabowo Subianto.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni iswandari menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Polres setempat dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta memastikan kebenaran motif yang digunakan.
“Benar, laporan sudah diterima. Tim kami tengah mendalami modus dan identitas pelaku yang diduga memanfaatkan nama Presiden untuk menipu korban,” ujar Kombes Umi, Minggu (9/11/2025).
Polda Lampung juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak mana pun yang menjanjikan bantuan atas nama pejabat negara atau presiden, terlebih bila diminta menyerahkan barang berharga.
“Apabila menerima tawaran bantuan, pastikan melalui jalur resmi pemerintah daerah, aparat desa, atau instansi yang jelas. Jangan langsung percaya terhadap bujuk rayu orang tak dikenal,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena selain merugikan korban secara materi, juga berpotensi mencoreng nama baik pemerintah dan kepala negara. (red)
