DINAS PENDIDIKAN KOTA METRO.
DINAS PENDIDIKAN KOTA METRO.
GERBANG 1 NEWS.”METRO – Aksi tawuran hingga penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja seusia pelajar belakangan marak terjadi di Kota Metro. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota setempat menyebut faktor lingkungan diluar sekolah menjadi penyebab utama pelajar terjerumus tindak pidana.
“Kepala Disdikbud Kota Metro, Suwandi melalui Sekertaris Dedi Hasmara menjelaskan bahwa belakangan kerap terjadi aksi tawuran dan tindakan kriminal yang dilakukan oleh remaja berstatus pelajar.
“Dedi menilai, pergaulan pelajar diluar lingkungan sekolah yang melatarbelakangi remaja dalam usia tersebut melakukan tindakan melawan hukum.
“Sebenarnya faktor terbesar yang mempengaruhi mereka adalah faktor lingkungan diluar sekolah. Jadi pada dasarnya tindakan kriminal yang dilakukan itu sifatnya adalah kenakalan remaja, bukan kenakalan pelajar,” kata dia saat dikonfirmasi , Selasa (2/4/2024).
Pria bertubuh atletis tersebut juga mengungkapkan bahwa aksi tawuran dan penyalahgunaan narkoba merupakan kenakalan remaja pada usia pelajar yang kerap ditemukan di Metro.
“Yang kebetulan usia remaja itu tergolong juga ada dalam usia pelajar. Jadi dalam penanganannya tidak hanya menjadi tanggung jawab Disdikbud. Di Metro umumnya tindakan yang dilakukan sifatnya tawuran dan penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.
“Sekertaris Disdikbud itu menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Metro tengah melakukan upaya pengendalian terhadap kenakalan remaja khususnya pada usia pelajar.
“Untuk giat yang merupakan kewenangan dari Disdikbud sendiri sudah dan sedang dilakukan sosialisasi kepada para siswa di masing-masing satuan pendidikan. Kegiatannya sampai dengan program parenting atau kegiatan sosialisasi dan pembinaan kepada orang tua siswa,” jelasnya.
“Tak hanya itu, menurutnya pembinaan dengan pola pendekatan persuasif kepada pelajar dapat dilakukan dengan melibatkan peran berbagai pihak.
“Tataran tersebut dlakukan selama dalam masa belajar aktif di sekolah. Untuk pendekatan-pendekatan lain kepada para remaja diluar jam sekolah dibutuhkan peran dari OPD maupun Instansi terkait lainnya, karena itu diluar kewenangan Disdikbud,” ujarnya.
“Dirinya menerangkan bahwa Pemkot Metro telah melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap aktivitas pelajar agar tidak terjerumus dalam tindakan melawan hukum.
“Pemkot dalam upayanya melakukan tindakan pengawasan yang sifatnya mencegah telah membentuk tim terpadu yang diprakarsai oleh Kesbangpol, dimana Disdikbud menjadi salah satu komponen OPD yang terlibat,” terangnya.
“Jadi masing-masing anggota tim terpadu tersebut melakukan tindakan-tindakan pencegahan melalui kegiatan-kegiatan yang menjadi kewenangan masing-masing dan dikolaborasikan bersama,” sambungnya.
“Meskipun begitu, pemerintah melalui Disdikbud setempat tegas menyatakan tidak akan memberikan pendampingan hukum terhadap pelajar yang terseret tindak pidana.
“Jika para pelajar melakukan tindakan kriminal dimasa aktif belajar atau di lingkungan sekolah, sudah tentu aturan sanksi yang berlaku di sekolah akan diterapkan. Tapi jika perbuatan dilakukan diluar jam sekolah, maka akan dilihat dulu dampaknya,” bebernya.
“Sampai saat ini, karena tindakan yang dilakukan sifatnya kriminal umum dan dilakukan atas pertanggungjawaban pribadi, maka Pemkot khususnya Disdikbud tidak melakukan pendampingan hukum tertentu,” lanjutnya.
Dedi menekankan perlunya kolaborasi antar OPD dalam mengatasi kenakalan remaja pada usia pelajar yang berdampak pada kegiatan pelanggaran hukum. Hal tersebut sebagai langkah mewujudkan visi misi Bumi Sai Wawai.
“Perwujudan Kota Pendidikan tidak semata-mata menjadi tanggungjawab Disdikbud saja, tetapi juga menjadi tanggungjawab seluruh OPD. Mewujudkannya melalui kewenangannya masing-masing. Karena itu adalah cita-cita bersama untuk mewujudkan Kota Metro sebagai Kota berpendidikan sehat, sejahtera dan berbudaya,” paparnya.
“Harus kolaborasi antar beberapa OPD atau instansi seperti Kesbangpol, Dinsos, dinas P3AKB, Satpol-PP, Polres dan lainnya. Beberapa kali juga sudah dilakukan pembahasan bersama dan tindakan bersama,” tandasnya.
Foto : Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, Dedi Hasmara. /IMAM

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam