
Gerbang1news.com, Metro – DPRD Kota Metro meminta pengerjaan proyek fisik dan non fisik tahun Anggaran 2019 di wilayah setempat selesai tepat waktu sesuai rencana.
“Kalau untuk perbaikan bedah rumah segera diselesaikan sesuai dengan plafon yang ada. Kita melihat dana kelurahan dan bedah rumah itu programnya belum selesai. Seperti ada yang kurang pintu atau jendela pas survei kemarin,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Basuki, Kamis (5/12/2019).
Seperti di Kecamatan Metro Timur, lanjut Basuki, tahun ini mendapat bantuan sekitar 19 dari Dinas PUPR. Dimana setiap satu rumah mendapat alokasi dana sekitar Rp 15,5 Juta. Namun ada masalah pagu, karena harga saat perencanaan berbeda dengan saat ini.
“Tapi harus diselesaikan. Memang, bedah rumah tahun ini ada perubahan. Karena Kemensos kan menarik kembali, jadi masih dipending karena digulirkan ke kabupaten terpencil. Tapi yang tidak dapat tahun ini akan diprioritaskan tahun depan,” ujarnya.
Namun demikian, tahun depan alokasi anggaran bedah rumah diperkirakan tambah sampai Rp 24 juta per rumah. Pun demikian dari Kemensos yang sempar dipending karena dialihkan, kemungkinan Metro mendapat jatah tahun 2020.
Karenanya, pengerjaan proyek baik fisik maupun non fisik harus sudah selesai sebelum tutup tahun anggaran 2019.(rl)

