/Ist
/Ist

Gerbang1news.com, Tanggamus – Warga di Pekon Tampang Muda Kabupaten Tanggamus, mengeluhkan pungutan dana sebesar Rp 150 ribu dengan alasan biaya lampu listrik tenaga surya.

Padahal, Program Nawacita yang di gulirkan pemerintah pusat melalui Kementrian Energi Sumber daya dan Mineral dengan merealisasikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi tahun 2019 kepada masyarakat diberikan secara Cuma cuma alias gratis.

Keluhan tersebut disampaikan beberapa warga Pekon Tampang Muda kepada Sumarkah, anggota Tim Investigasi LIPAN Kabupaten Tanggamus, dimana pungutan tersebut dilakukan oleh Kadus dan RT yang di perintah oleh Kepala Pekon dengan kisaran dana Rp 150 ribu.

“Masyarakat Pekon Tampang Muda berharap uang tersebut di kembalikan, karena jelas ini murni hibah dari pemerintah. Kami, Lembaga LIPAN untuk menjembatani dan mempertanyakan langsung kepada kepala Pekon Tampang Muda bapak Sawah,” katanya, Senin (21/10/2019).

Dasar Pengaduan Masyarakat, lanjutnya, Tim Investigasi LIPAN mengaku langsung melakukan control sosial ke Kepala pekon setempat.

“Karena ini benar salah maka kami siap mengembalikan ke masyarakat dan dalam seminggu kami siap,” ujarnya menurunkan Kakon tersebut.

Janji pengembalian penarikan dana dari warga tersebut dibuktikan dengan rembuk Pekon di Balai Pekon Tampang Muda pada pukul 16.00 Wib yang dihadiri oleh perwakilan masyarakat dan lembaga dan Aparatur Pekon yaitu Kaur Kadus dan RT (14/10). Dari hasil musyawarah tersebut juga dilampirkan surat pernyataan dari kepala Pekon yang isinya siap memulangkan uang tersebut kepada masyarakat yang diminta Pungutan.

“Atas kejadian yang ada di Pekon Tampang Muda ini di indikasi ada beberapa Pekon yang sama meminta pungutan tersebut dan kami segera menurunkan Tim investigasi karena masyarakat penerima manfaat ada yang mendapatkan bantuan tersebut satu Unit Lampu Listrik tenaga surya hemat energi untuk dua rumah dimana bantuan tersebut diminta sejumlah uang dan adanya keterlibatan dari oknum Kakon,” imbuhnya.(Ir)

By Gerbang1news.com

Pimpinan Umum/Redaksi Hermansyah. TR/ Imam Ardiansyah Penasehat Perusahaan Wahid Hasyim Advokat Amrullah, Rio Renaldo, S.H.Sta Administrasi Niken Biro/Wartawan Provinsi: Pakri.M Bandarlampung: Luki Napoleon, Pesawaran: Pringsewu:-, Tanggamus: Sultan Efendi, Irham. Lampung Barat: Riki Saputra, Pesisir Barat: Yuli, Riki Saputra Lampung Selatan: -, Lampung Utara: Syaparuddin Syam (Biro) Doni Mansyah A.Md, Lampung Timur: Haris, Rusman Ali. Lampung Tengah: Kuswandi , Rusli, Luki Napoleon, Khairul Arin. Metro: Imam Ardiansyah, Luki, Pakri, Rusli. Tulangbawang: Nurwan, Yuda Ardiansyah. Tulang Bawang Barat: Dhanie Tubagus, Hasan Tori Mesuji:-, Waykanan: M.Fikri. Fotografer : Hendi, Eko Susanto Ka. Pengembangan & Iklan : Putri, Widyasari, Pakri, Luki, Ka. Pemasaran : Pakri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot gacor

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

Analisis Evaluasi Variansi dan Probabilitas Data untuk Membaca Pola Pembayaran Permainan dengan Lebih Cermat
Mengulas Risiko dan Variansi pada Tren Wild Bandito yang Banyak Diperhatikan Penggemar
Cara Memahami Analisis Probabilitas dan Data RTP agar Ekspektasi Bermain Tetap Realistis
Strategi Membaca Perilaku Permainan untuk Menata Target Sesi dan Risiko dengan Perhitungan Lebih Tepat
Menelusuri Hubungan Metrik RTP Mahjong Ways dengan Perilaku Pengguna di Era Data Modern
Kenapa Pengamatan Digital yang Terkumpul Menjadi Dasar Literasi Data untuk Keputusan Lebih Bijak
Menilai Kondisi RTP Rendah Lewat Manajemen Risiko dan Variansi secara Lebih Objektif
Korelasi Teknologi dan Perilaku Pengguna Membuka Cara Baru Memahami Ekosistem Permainan Digital Global
Membaca Alur Gate of Olympus lewat Sinkronisasi Simbol Berulang dengan Pendekatan yang Lebih Konsisten
Panduan Dasar Memakai Pola Baccarat untuk Menentukan Banker atau Player dengan Rasio Lebih Akurat Presisi