LAMPUNG TENGAH – Seorang pria berinsial FRE (37) diamankan personel Polsek Kalirejo, Lampung.Pria asal Kota Metro inisial FRE (37) itu kabur menggelapkan mobil milik warga Kampung Kalirejo, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah yang dipinjamkan kepadanya.Saat diamankan polisi, mobil Toyota Kijang Innova milik korban Yakni Mukhtarudin (45) yang dipinjamkan kepadanya sudah berpindah tangan alias dijual.
Kapolsek Kalirejo Iptu Agus Supriyadi membenarkan, saat ini FRE diamankan Polsek Kalirejo.
Namun, untuk barang bukti mobil senilai Rp 110 juta telah berpindah tangan karena dijual oleh pelaku.Kapolsek menceritakan, penggelapan mobil yang dilakukan pelaku.”Korban dan FRE awalnya mau ada urusan, tapi pelaku alasan tidak punya kendaraan. Saat diberi pinjaman mobil malah dibawa kabur dan dijual,” katanya, Kamis (26/9/2024).
Agus menjelaskan, kronologi kejadian itu terjadi pada Kamis, 6 April 2023 lalu.Saat itu, katanya, korban menghubungi FRE untuk menemuinya karena ada urusan pekerjaan mendadak sekira pukul 23.00 WIB.Namun, FRE berkata kepada korban bahwa dia tidak punya kendaraan, sementara dia tinggal di Kelurahan Banjar Sari, RT/RW 024/005,
Kecamatan Metro Utara, Kota Metro.”Karena jarak tempuh dari Kota Metro ke Kecamatan Kalirejo cukup jauh, akhirnya korban meminjamkan satu unit Kijang Innova warna silver metalik Nomor Polisi B 2838 WQ berikut STNK nya,” katanya.
Namun, kata Agus, setelah satu bulan kemudian FRE tidak ada kabar dan tidak bisa dihubungi melalui telepon.Padahal, sambung Agus, niat korban menghubungi pelaku untuk mengambil kembali mobil yang sudah dipinjamkan, karena urusan pekerjaannya sudah selesai.
Bukannya menunjukkan rasa terima kasih karena sudah diberi pekerjaan dan mobil pinjaman, FRE justru kabur dan menjual mobil tersebut.”Setelah dilaporkan pada 19 Maret 2024, FRE berhasil diamankan 6 bulan kemudian, polisi mengamankan barang bukti STNK mobil korban yang masih dia pegang,” kata Agus.Agus menambahkan, saat ini polisi menahan FRE di Polsek Kalirejo dan melakukan pengembangan kasus untuk menemukan barang bukti.”FRE dijerat pasal 372 KUHPidana tentang tindak pidana penggelapan dengan hukuman kurungan penjara paling lama 4 tahun,” pungkasnya.