33 OPD dan 23 Kecamatan Meriahkan HUT Lampura

0
29
Wakil bupati Lampung Utara, Ardian Saputra Bersama Ketua TP-PKK, Nur Endah Sulastri menghadiri Lomba Cipta Menu./Saparudin

Gerbang1news.com, Lampung Utara – Wakil bupati Lampung Utara, Ardian Saputra Bersama Ketua TP-PKK, Nur Endah Sulastri menghadiri Lomba Cipta Menu yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan kabupaten setempat. Selasa (28/6/2022).

Wakil Bupati Lampung Utara Ardian Saputra mengatakan lomba cipta menu ini yang diselenggarakan dinas Ketahanan Pangan dan TP PKK Kabupaten Lampung Utara mampu membawa nilai-nilai positif bagi kabupaten Lampung Utara.

Lomba ini juga, menurut orang nomor dua di kabupaten Lampung Utara ini merupakan kegiatan yang ditunggu-tunggu sejak tiga tahun terakhir, Dimana kata dia, dalam kurun waktu tiga tahun yang lalu pemerintah kabupaten Lampung Utara tidak melaksanakan lomba ini disebabkan oleh Pandemi Covid – 19.

”Saya berharap melalui kegiatan ini dapat memajukan kabupaten Lampung Utara di provinsi Lampung. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini juga dapat memajukan hal yang positif. Dan tidak ada lagi hal yang negatif yang ditonjolkan dari Kabupaten Lampung Utara ini,” pungkasnya.

Kegiatan lomba cipta menu diikuti oleh 33 organisasi (OPD) perangkat daerah dan 23 kecamatan se – Kabupaten Lampung Utara.

Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka ikut memperingati HUT kabupaten yang ke 76
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Utara, Nur Endah Sulastri mengatakan bahwa kegiatan Lomba Cipta Menu yang diikuti 33 perangkat daerah dan 23 kecamatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya meningkatkan kualitas pangan keluarga.

Selain itu lanjut Endah, kegiatan ini juga guna mendorong kualitas dalam memilih, menyusun, menciptakan menu berbasis berdaya lokal selai beras dan terigu.

”Mengkonsumsi aneka menu, sesuai prinsip melalui pemanfaatan hasil pekarangan. Meningkatkan citra pangan daerah,” kata Ketua TP PKK Lampung Utara, Nur Endah Sulastri.

Dikatakan lebih lanjut, Lomba cipta menu ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengangkat potensi pangan lokal yang ada di pekarangan rumah.

Dalam melakukan penilaian, terang dia, berdasarkan keanekaragaman gizi dan cipta rasa. Dirinya berharap melalui kegiatan ini dapat menginspirasi keluarga yang beragam, guna menangkal penyakit anak sejak dalam kandungan.

”Penting sebagai sosialisasi promosi aktualisasi pangan lokal, melalui program PKK, bisa disajikan sebagai pengganti beras sebagai kebutuhan pokok,” ujarnya.(Din)

LEAVE A REPLY