Cempaka Krakatau 2021, Polda Lampung Amankan Ratusan Tersangka

0
31
Polda Lampung pers Conference hasil operasi Cempaka Krakatau 2021./Ist

Gerbang1news.com, Bandarlampung – Polda Lampung meringkus ratusan tersangka tindak pidana selama operasi Cempaka Krakatau 2021.

Tak hanya para tersangka, Polda Lampung juga mengamanakam sejumlah barang bukti hasil kejahatan.

“Cempaka Krakatau-2021 dilaksanakan pada 15 hingga 28 Februari 2021, dengan sasaran terhadap segala bentuk penyakit masyarakat terutama pemberantasan kejahatan premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, prostitusi, debt collector yang menggunakan jasa preman dan kejahatan lainnya selama 14 hari diwilayah hukum Polda Lampung,” kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Rabu (24/3/2821).

beserta Dia menjelaskan, operasi kepolisian kewilayahan Polda dan Polres tersebut dengan sandi operasi mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung dengan kegiatan deteksi, preventif dan kegiatan bantuan operasi dalam rangka menciptakan rasa aman serta memelihara situasi kamtibmas agar tetap kondusif.(rl)

Hasil Operasi Cempaka Karakatau 2021 sebagai berikut :

-TO orang sebanyak 71 orang Berhasil diungkap dan NON TO sebanyak 735 orang.

-TO tempat sebanyak 118 tempat berhasil diungkap dan NON TO tempat sebanyak 118.

– TO barang sebanyak 35 barang berhasil diungkap dan NON TO Barang sebanyak 1136 barang.

– TO perkara sebanyak 10 perkara berhasil diungkap dan Non TO perkara sebanyak 371 perkara.

Sementara, pengungkapan TO selama dilaksanakan Operasi “Cempaka Krakatau 2021” Polda Lampung dan Jajaran berhasil mengamankan barang bukti sebagai berikut:

– Uang Tunai Rp. 29.253.500,00 (Dua Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Lima Ratus Rupiah)

– 3.289 (Tiga Ribu Dua Ratus Delapan Puluh Sembilan) Botol Miras

– 3.062 (Tiga Ribu Enam Puluh Dua) Liter Tuak

-38 (Tiga Puluh Delapan) Bilah Sajam

– 20 (Dua Puluh) Pucuk Senpi

– 49 (Empat Puluh Sembilan) Butir Amunisi

– 67 (Enam Puluh Tujuh) Unit R2

– 3 (Tiga) Unit R4

– 91 (Sembilan Puluh Satu) Unit Handphone.

LEAVE A REPLY