DPRD Tanggamus Minta Program Pembangunan Prioritaskan Aspirasi Rakyat

0
23
Rapat paripurna agenda penyampaian laporan hasil pembahasan persetujuan DPRD dan Pendapat Akhir Kepala Daerah Tentang APBD tahun Anggaran 2021./Adv

Tanggamus, GL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus menggelar rapat paripurna agenda penyampaian laporan hasil pembahasan persetujuan DPRD dan Pendapat Akhir Kepala Daerah Tentang APBD tahun Anggaran 2021, Senin (30/11/2020) lalu.

Juru Bicara (Jubir) Badan Anggaran DPRD Tanggamus Didik Setiawan yang membacakan laporan pembahasan badan anggaran DPRD menyebutkan jika pendapatan tahun anggaran 2021 sebesar Rp 1.899.442.110.894,00 lalu untuk belanja Rp 1.986.842.110.894,00.

“Dari komposisi itu terdapat defisit sebesar Rp87.400.000.000, namun ditutupi dari pembiayaan daerah Rp 87.400.000.000 sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Rp 0,” kata Didik.

Dalam kesempatan itu, Didik menyampaikan saran yang ditujukan kepada bupati Tanggamus dalam menyusun kebijakan anggaran agar memperhatikan pada pokok-pokok pikiran Anggota DPRD melalui e-Pokir dan penjaringan aspirasi masyarakat (reses).

“Lalu agar dapat terus diupayakan efektifitas dan efesiensi serta meningkatkan kinerja perangkat daerah sehingga target yang ingin dicapai pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” pungkas Didik.

Sementara, Bupati Kabupaten Tanggamus, Dewi Handajani dalam pendapat akhirnya mengatakan penyusunan Ranperda APBD ini telah disesuaikan
dengan arah kebijakan pokok pembangunan Kabupaten Tanggamus yang merupakan prioritas dan tertuang
dalam Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon
Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2021.

“Secara umum, APBD Tahun Anggaran 2021 disusun
dan disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan keuangan daerah, dalam kurun waktu satu tahun. Tentunya hal ini disesuaikan juga dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tanggamus yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanggamus tahun 2018-2023, dan menyesuaikan dengan Program Pemerintah
Pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar bupati.

Bupati melanjutkan, setelah rancangan APBD Tahun 2021 ini disetujui, maka paling lama tiga hari kerja disampaikan kepada Gubernur Lampung untuk dievaluasi serta mendapat persetujuan.

“Dalam kegiatan evaluasi oleh Gubernur ini
disarankan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah
dan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Tanggamus
untuk ikut hadir bersama-sama, sehingga apa yang
menjadi catatan-catatan dan rekomendasi dalam evaluasi tersebut dapat dipahami dan ditindaklanjuti
untuk penyempurnaan bersama,” kata Dewi Handajani.

Lalu, tambahnya, terkait saran yang disampaikan DPRD Tanggamus, bupati minta agar OPD untuk memperhatikan dan menindaklanjuti seluruh sumbang saran, pendapat dan rekomendasi yang disampaikan oleh segenap pimpinan dan anggota DPRD, baik dalam rapat Badan Anggaran maupun rapat Komisi-komisi.

“Hal ini dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di masa yang akan datang. Dan apabila selama proses pembahasan terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati pimpinan dan anggota DPRD sekalian, kami mohon maaf yang setulus-tulusnya,” pungkas bupati.

Rapat paripurna yang dihadiri 43 anggota DPRD itu dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan bersama tiga wakil ketua DPRD setempat. Selain itu, unsur eksekutif, hadir Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, Wabup Hi.A.M.Syafii, Sekdakab Hamid H.Lubis, lalu jajaran Forkompinda, Kepala OPD dan para camat.(Adv)

LEAVE A REPLY