Debat Publik Ke-2, Ketiga Cabup Lamtim Saling Tanya Jawab

0
120
KPU Lampung Timur gelar Debat publik calon bupati dan wakil bupati kedua./Ai

Gerbang1news.com, Lampung Timur – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Timur, Jumat (27/11/2020) kembali menggelar debat kandidat calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati putaran terakhir itu digelar di Gedung Pusiban Sukadana mulai pukul 19.30 WIB hingga 21.30 WIB.

Debat kali ini bertemakan, meningkatkan pelayanan publik dan memperkokoh NKRI.

Debat dibagi dalam enam sesi, pertama: para paslonkada menyampaikan visi dan misi masing-masing. Kemudian dilanjutkan dengan sesi pertanyaan tim panelis dan tanya jawab antar paslonkada.

Dalam debat tersebut, pasangan nomor urut 1 Yusran Amirullah – Beni Kisworo mempertanyakan strategi penurunan angka kemiskinan ke paslonkada nomor 2 Zaiful Bokhari-Sudibyo.

Menurut Sudibyo, salah satu langkah yang akan dilakukan antara lain melaksanakan program pro rakyat dan pemberdayaan UMKM.

Sementara, Paslonkada nomor urut 3 Dawam Raharjo-Azwar Hadi menyatakan akan memberdayakan sekolah dan guru swasta.

Hal itu disampaikan menjawab pertanyaan Sudibyo terkait strategi pendidikan Dawam-Azwar Hadi.

Kemudian Azwar Hadi menanyakan strategi pemberdayaan UKM di masa pandemi Covid-19 kepada Paslon nomor urut 1.

Menanggapi itu, Beni Kisworo menyatakan, pemerintah harus memberikan stimulus kepada UMKM.

Sudibyo juga mempertanyakan kepada paslonkada nomor urut 1 Yusran Amirullah-Beni Kisworo terkait pemekaran wilayah.

Beni sendiri mendukung pemekaran wilayah sepanjang dimaksudkan untuk memaksimalkan pembangunan.

“Debat kali ini sangat menarik dan Saya selaku moderator acara ini sangat mendukung pendapat-pendapat ke tiga paslon pilkada 2020,” kata Dina Fita Prilila, moderator acara debat terbuka KPU Lamtim.

Dalam sesi ke empat serangkaian acara ini beliau mengajukan berbagai pertanyaan dan jawaban ketiga pasangan calon bupati Lampung Timur.

Beberapa pertanyaan diantaranya, pertama pada paslon nomor urut tiga 03. “Lampung Timur memliki organisasi agama yg besar dan aktif. Apa program yang akan dirancang dan berapa besar pengaruh keagamaan dalam pemerintah daerah dalam membangun keberagamaan dalam persatuan di Lampung Timur.

Dawam Rahardjo menjawab “Walaupun berbeda agama tetap satu tujuan mengawasi mencegah, serta berperan aktip membantu program kerja pemerintah daerah. Dengan demikian mereka harus berperan sebagai membantu pembangunan, perlu adanya propesioal dalam organisasi keagamaan di lampung timur dan bila mana kami terpilih. Kami siap mensuport dengan bantuan insentif anggaran daerah dan tetap menjaga kesatuan persatuan di Lampung Timur,” tegas Dawam Rahardjo.

Pertanyaan selanjutnya ditujukan pada paslon nomor urut 02. “Banyak hal baik menarik di Lampung Timur, tapi faktanya tidak sedikit orang luar yang mengatakannya dan yang paling populer daerah rawan begal, jelas kondisi ini menjadi risau, langkah apa yang harus dilakukan?”

Zaiful menjawab, “Lampung Timur daerah yang aman dan kondusif. Lampung Timur kondusif dan bermartabat dan di sampaikan kepada seluruh masyarakat untuk pendekatan kepada masyarakat dan akan meningkatkan keamanan di Lampung Timur.

Dina, kembali bertanya pada paslon no urut tiga 03 “kebijakan apa yang bisa diambil dengan langkah paham radical pancasila yang hangat di bicarakan?”

Beni menjawab , menurutnya Lampung Timur pada dasarnya harus mengayomi seluruh suku agama ras dan golongan masyarakat agar bisa sama-sama memperlakukan perbedaan ituh menjadi suatu kekuatan. Perlu diketehui pancasila harus dipertahankan, kedepan menjaga pancasila sebagai ideology bangsa,” pungkasnya.

Ketua KPU Lampung Timur Wasiyat Jarwo Asmoro mengatakan, debat hanya dilakukan dua kali.

“Kami berharap para calon dapat membawakan performanya yang terbaik dan meyakinkan untuk masyarakat Lampung Timur,” kata Jarwo.(Ai)

LEAVE A REPLY