Agustus, Way Kanan KBM Tatap Muka

0
154
MKKS Way Kanan bertemu Wakil Bupati Edward Anthony membahas soal KBM secara tatap muka./Deky Saputra

Gerbang1news.com, Way Kanan – Kabupaten Way Kanan mewacanakan melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka pada Agustus mendatang.

Ketua MKKS SMK Kabupaten Way Kanan, Subuh Kurniawan mengatakan, saat ini Kabupaten Way Kanan masuk zona hijau.

“Sekolah tingkat SMA sederajat saat ini tengah mempersiapkan diri untuk kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Rencananya dimulai pada 10 Agustus mendatang,” kata dia usai usai melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Way Kanan Edward Anthony, Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru ini sudah dimulai serentak pada 13 Juli 2020 lalu.

“Kegiatan belajar mengajar sudah mulai berjalan sejak Senin kemarin, namun masih memakai metode Daring. Untuk metode tatap muka dengan mengedepankan protokol kesehatan kita usulkan ke Pemda tanggal 10 Agustus 2020 mendatang,” ujarnya.

Menurut dia, meski kewenangan SMK dan SMK dibawah naungan lrovinsi. Namun kewenangan mengatur metode pembelajaran tatap muka diserahkan kepada Kabupaten karna harus diselaraskan dengan sekolah SMP dan SD yang merupakan kewenangan Kabupaten.

Dia menambahkan, di pilihnya tanggal 10 Agustus diatas menurut Subuh tentunya tergantung evaluasi sehabis lebaran Idul Adha yang jatuh pada akhir bulan Juli 2020 ini, mengingat pada Idul Adha akan ada lonjakan warga dari perantau luar Way kanan yang mudik.

“Jika evaluasi pemda sehabis mudik Lebaran Idul Adha tidak ada lonjakan warga teridentifikasi Covid-19, maka proses belajar mengajar metode tatap muka bisa diterapkan,” ucap Subuh.

Metode tatap muka sendiri direncanakan akan berlangsung 10 Jam pelajaran untuk satu rombongan belajar dibagi menjadi 2 shiff, dengan jumlah maksimal murid tiap shiff berjumlah 20 siswa.

Ditambahkannya setiap Shiff terdiri atas 5 Jam pelajaran dengan durasi perjam pelajaran 30 menit waktu normal atau setiap Shiff terdiri dari 2.5 jam normal, sehingga dalam setiap pertemuan tatap muka diperkirakan akan berlangsung 2,5 jam, maksimal 3 jam Normal.

“Untuk teknis pelaksanaan atau Dummy menyesuaikan kreatifitas masing-masing sekolah tergantung jumlah murid dimasing-masing tempat,” terang Subuh.

Selain itu sekolah wajib menyedialan Hand sanitizer dan tempat cuci tangan.

Wakil Bupati Edward Anthony berharap apa yang menjadi wacana MKKS kedepan dapat terlaksana dan Way Kanan menjadi Kabupaten yang bebas Covid-19.

“Harapan ke depan pendidikan Way Kanan dapat berjalan normal kembali,” harapnya.(Dky)

LEAVE A REPLY