Sahabat Anna Bakal Jaring Ribuan Pemuda Metro

0
140
Pengurus dan anggota Sahabat Muda Anna./Ist

Gerbang1news.com, Metro – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan jatuh pada 9 Desember 2020 mendatang, relawan pemenangan Bakal Calon (Balon) Wali dan Wakil Walikota Metro Anna Morinda dan Fritz Akhmad Nuzir mulai bergerak. Ratusan relawan yang menamai dirinya Sahabat Muda Anna (SMA) bakal menjaring ribuan pemuda di Bumi Sai Wawai.

Ketua SMA Jefri Lovi menjelaskan, pihaknya bakal melakukan penjaringan relawan secara terstruktur dan masif dengan memanfaatkan media daring.

“Metode penjaringan melalui kampanye virtual dan pendekatan persuasif kepada para pemuda yang menginginkan perubahan. Misi mandiri, solid dan bergerak, itulah komitmen perjuangan dari para pemuda SMA. Kita telah sepakat memantapkan pilihan untuk memenangkan Anna Morinda dan Fritz Akhmad Nuzir, semua ini demi cita-cita kami yang menginginkan Metro lebih baik, lebih ramah dan lebih modern,” ucapnya kepada media usai rapat terbatas pengurus SMA di jalan Flores, Ganjar Agung, Metro Barat, Selasa (2/6/2020).

Dirinya mengaku, gerakan relawan yang terbentuk sejak 20 Februari 2020 lalu itu berfokus pada edukasi dalam menjaring kader relawannya.

“Gerakan ini murni inisiasi para pemuda Metro, dan kita bergerak mandiri. Kita menyasar ke ribuan pemilih pemula dan muda yang belum dan telah masuk DPT. Karena anak muda di Metro hari ini membutuhkan perubahan yang lebih baik dimasa mendatang, dan gerakan ini hadir untuk bersama melawan money politik. Kita tunjukan kepada semua kalangan, bahwa uang itu tidak dapat membeli pemuda, khusunya di Metro,” kata Jefri.

Pria yang merupakan owners Mama Cafe di Metro Timur itu juga mengungkapkan bahwa, gerakan relawan SMA tidak meminta imbalan apapun dari kandidat.

“Antusias sahabat-sahabat pemuda sangat besar sekali terhadap Anna-Fritz, maka yang tergabung dalam SMA dari berbagai kalangan pemuda. Banyak pemuda dari berbagai latar belakang yang memiliki potensi di bidangnya masing-masing, inilah mungkin yang membuat SMA berbeda dengan lain. Dan satu lagi yang lebih penting, sahabat muda ini mandiri, kami tidak meminta imbalan apapun, imbalan terbesar yang kami harapkan adalah perubahan managemen Kota ini agar lebih baik lagi,” bebernya.

Sementara itu, bakal calon Walikota Metro Anna Morinda mengapresiasi langkah para pemuda SMA. Menurutnya, kehadiran SMA dalam barisan relawan Anna-Fritz memberikan semangat baru dalam membangun Metro lebih baik kedepan dan pergerakan tanpa menjanjikan uang maupun pemberian sesuatu tersebut dinilai ampuh dalam menekan angka money politic.

“SMA tidak menjual visi ataupun janji. SMA hanya ingin para pemuda metro terus membangun relasi dan semangat kolaborasi untuk mengawal pembangunan di kota metro di berbagai lini. Kita tidak bisa pungkiri selama ini dari tahun ke tahun stigma di masyarakat selalu kontestasi pilwakot dimenangkan dengan cara money politics. Itu tantangan terbesar SMA. Tapi sejauh ini pemuda sudah mulai sadar, bahkan jengah dengan pola yang sudah terbentuk. Belum lagi tantangan kedepan kalo ada calon lain yg memainkan politik identitas, mereka hadir untuk melawan itu, karena menurutnya relasi dan kolaborasi terbangun dari keberagaman, dan Anna-Fritz mengapresiasi langkah itu,” jelas Anna.

Diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020. Perppu ini mengatur penundaan pemungutan suara Pilkada 2020 dari September menjadi Desember atau bisa lebih lama lagi tergantung situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air. Pilkada 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia. 270 wilayah ini meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.(rl)

LEAVE A REPLY