Pemkot Metro Rapat Bulanan Bahas Bantuan Sosial Dampak Covid-19

0
45
Wakil Walikota Metro Djohan, memimpin rapat bulanan pembahasan bantuan sosial kepada warga./Ist

Gerbang1news.com, Metro – Wakil Walikota memimpin Rakor Bulanan Pemkot Metro, di ruang OR Setda Pemkot setempat.

Rapat yang digelar melalui video conference tersebut membahas mengenai bantuan sosial. Dimana bantuan tersebut hanya diberikan kepada masyarakat tidak mampu, yang sebelumnya telah didata oleh RT/RW di kelurahan masing-masing.

“Kita harus fokus dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 serta mendata penerima bantuan sosial dampak virus ini dengan benar dan tepat sasaran,” kata Djohan, Jumat (1/5/2020).

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Metro juga melakukan rapat video conference bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terkait Pengendalian Pencegahan Covid-19 di kota setempat.

“Saya memberikan instruksi kepada ASN untuk bekerja dari rumah yang diperpanjang sampai tanggal 13 Mei 2020 untuk tidak mudik atau pulang kampung, serta dapat mengatur jadwal piket untuk terus melayani masyarakat,” tegas Arinal.

Gubernur Lampung mengimbau masyarakat menaati imbauan dari Majelis Ulama Indonesia, lebih baik mencegah dan mengikuti fatwa, maklumat agama masing-masing. “Semua kegiatan keagamaan jangan dilakukan secara berjamaah selama pandemi ini, laksanakan ibadah puasa maupun Idhul Fitri dirumah,” ucapnya.

Dalam rangka pengumpulan zakat fitrah, infaq dan sodaqoh pun harus terlaksana, namun harus mengikuti aturan yakni dengan tidak kontak fisik secara langsung. Daripada itu, Lampung dalam menganggarkan pendanaan percepatan penanganan virus ini sebanyak 246,4 M dan Kota Metro 46 M.

Sekda Kota Metro Nasir AT mengatakan beberapa hal, diantaranya yaitu jumlah ODP di Kota Metro saat ini 13 orang. Ada 2 hal yang juga perlu diketahui terkait masalah jaring pengaman sosial tunai dari Kemensos, yakni bantuan sembako senilai Rp. 400.000 serta perihal akan adanya banyak pemudik yang datang ke Lampung dengan jumlah sekitar 16.000 orang yang perlu di antisipasi untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” papar Sekda Kota Metro.

Nasir mengimbau agar selama bulan suci ini dapat menjalankan ibadah shalat di rumah, karena kita bersama masih menghadapi pandemi Covid-19. Apabila perkumpulan dapat mengancam nyawa setidaknya kita bersama dapat mencegahnya dengan menghindari kerumunan dengan ibadah di rumah.

“Untuk kabupaten/kota dipersilakan mengisi kuota dari Kemnaker yaitu kartu prakerja, guna mendapatkan bantuan 600 ribu selama 4 bulan untuk masa pelatihan,” tutupnya.(rl)

LEAVE A REPLY