Angka Positif Corona di kabupaten Waykanan Bertambah

0
54
Tim medis Gugus Tugas Covid-19 saat merujuk pasien positif Corona di Waykanan./Deky Saputra

Gerbang1news.com, Waykanan – Satu orang warga Kabupaten Waykanan dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, dan langsung rujuk ke Rumah Sakit Bandar Negara Husada di Bandar Lampung untuk menjalani isolasi, Selasa (28/4/2020).

Dikatakan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Corona Kabupaten Waykanan yang juga Kadis Kesehatan Anang Risgianto, pada Minggu (22/3) lalu, JM dan kedua rekannya BN dan DN, melaporkan kedatangannya dari Gowa mengikuti kegiatan Ijtima Dunia Zona Asia 2020, kepada bidan desa di Rebang Tangkas, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap JM dan kedua rekannya, dengan hasil pemeriksaan sehat, tidak ada gejala.

“Melihat hasil pemeriksaan tersebut, sebagai Pelaku Perjalanan, oleh bidan desa tersebut diberikan edukasi tentang PHBS dan karantina/isolasi diri selama 14 hari di rumah,” kata Anang.

Namun, lanjut Anang, pada Kamis (16/4), JM dilakukan pemeriksaan Rapid Test pertama oleh Tim Pemeriksa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan dengan hasil non reaktif. Setelah dilakukan Rapid Test pertama dan akan dilanjutkan dengan Rapid Test kedua 7 hari berikutnya Tn. Jm dianjurkan kembali melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari ke depan.

“Pada Rabu (22/4), Jm kembali dilakukan pemeriksaan Rapid Test kedua oleh Tim Pemeriksa dari Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan dengan hasil reaktif. “Kemudian untuk memastikan kembali dilakukan PCR Swab/sputum selama 2 hari berturut-turut dan sampel dikirim ke Dinas Kesehatan Propinsi Lampung kemudian dikirim ke BBLK Palembang untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Anang.

Masih kata Anang, berdasarkan hasil pemeriksaan dan informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Senin, (27/4), 020 Pada hari Senin mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Propinsi Lampung pemeriksa PCR Swab/sputum Jm dengan hasil konfirmasi positif covid 19.

“Selasa (28/4) Jm dibawa ke RS Bandar Negara Husada (RSBNH) Bandar Lampung untuk menjalani karantina sampai dinyatakan sembuh dari Covid-19, dengan menerapkan PHBS dan physical distancing.

Selanjutnya akan terus dilakukan pemantauan kesehatannya termasuk kebutuhan harian makan minum nya sehingga yang bersangkutan benar-benar bisa terkontrol kondisi kesehatannya,” tegas Anang.(Eky)

LEAVE A REPLY