Realisasi ADD di Kampung Menanga Siamang Diduga Menyimpang

0
346
Seketaris Falahudin didampingi Desy Irban II Inspektorat Waykanan./Deky Saputra

Gerbang1news.com, Waykanan – Tim Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Kabupaten Waykanan, menduga realisasi anggaran Dana Desa (ADD) di Kampung Menanga Siamang Kecamatan Banjit, menyimpang.

Dugaan tersebut setelah Tim APIP melakukan investigasi kesejumlah titik bangunan fisuk ADD kampung setempat beberapa waktu lalu.

“Ada dugaan beberapa pekerjaan fisik dan pemberdayaan yang terindikasi menyimpang dari aturan. Kami sudah turun langsung kelapangan dan memanggil serta meminta keterangan dari Hasbuddin, Kepala Kampung Menanga Siamang,” kata Seketaris Inspektorat Waykanan, Falahudin didampingi Desy Irban II, Rabu (11/3/2020).

Menidaklanjuti temuan tersebut, lanjut dia, akan menjadi bahan laporan hasil akhir pemeriksaan LHAP kepada Bupati Waykanan.

Sayangnya, dia enggan menyebutkan secara rinci hasil audit dugaan kerugian negara di APBK tahun 2019 kampung Menanga Siamang yang harus dikembalikan ke kas negara dengan alasan bersifat rahasia dan standar aturan Inspektorat.

“Hasil naskah pemeriksaan Audit APBK tahun 2019 sudah disepakati oleh Hasbuddin bahwa sudah mengakui kesalahan dan menyatakan siap menyelesaikan serta mengembalikan kerugian uang negara yang dimaksud,” tambahnya.

Dia menambahkan, berkas hasil pemeriksaan akhir pekerjaan ADD Kampung Menanga Siamang akan di dan diberi jangka waktu selama 60 hari terhitung dari surat keputusan.

“Jika tidak juga diselesaikan oleh kepala kampung yang bersangkutan, maka proses hukum akan menanti,” tegasnya.

Sebelumnya, Kampung Menanga Siamang merelokasikan ADD untuk pembangunan rabat beton dengan panjang ruas 350 meter dan drainase pasang 350 meter di dusun Induk menuju dusun Pematang Rindu kampung setempat.

Saat ini kondisi jalan yang belum lama dibangun tersebut sudah berlubang dan siring pasang yang diduga tak sesuai spesifikasi spesifikasi.(Eky)

LEAVE A REPLY