MAN 1 Metro jadi Percontohan Tata Kelola Asmara

0
271
Kepala MAN 1 Metro, Hi. Ahmad Gumrowi M.Pf dan Syamsulrizal S.Pd.,M.Si
Kepala MAN 2 Bandar Lampung./Ist

Gerbang1news.com, Metro – Lampung
Madrasah Aliyah Negeri ( MAN )1 Metro menjadi sekolah percontohan yang memiliki tata kelola pengelolaan asrama yang baik dan profesional.

Bentuk sistem pengelolaan yang dilakukan oleh MAN 1 Metro adalah dengan diwujudkan kegiatan pemeliharaan bangunan asrama maupun santri yang ada didalamnya.Dengan mengusung moto “MAN Islami dan Berprestasi” MAN 1 Metro terus berbenah untuk menciptakan siswa yang berahlak islam dan berprestasi.

Kunjungan kerja MAN 2 Bandar Lampung di MAN 1 Kota Bumi./Ist

Kepala MAN 1 Metro, Hi. Ahmad Gumrowi M.Pf mengatakan, kunjungan MAN 2 Bandar Lampung peninjauan dalam pengelolaan asrama.

“Kunjungan kerja dari MAN 2 Bandar Lampung dikepalai oleh bapak Samsyurizal,S.Pd.,M.Si. Tujuannya adalah mereka ingin mencontoh asrama di MAN 1 Metro, saat ini di MAN 2 Bandar Lampung sudah ada asrama tetapi belum mempunyai santri dan direncanakan akan merekrut pada tahun ini. Sesuai arahan dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung sebagai percontohannya adalah asrama MAN 1 Metro dan MAN IC Lampung Timur. Banyak prestasi yang telah diraih selama ini sesuai dengan visi MAN 1 Metro Islami dan berprestasi,” ungkap Gumrowi, Kamis (5/3/2020).

Hal senada disampaikan, Syamsulrizal S.Pd.,M.Si
Kepala MAN 2 Bandar Lampung, mengatakan MAN 1 Metro dipilih setelah melalui pertimbangan dan opsi lainnya.

“Sebagaimana surat kunjungan kerja kami berkaitan dengan pengelolaan asrama di MAN 1 Metro. Sebenarnya ada beberapa tempat yang telah menggunakan pola boarding dan asrama, tetapi kami memilih MAN 1 Metro dan MAN IC Lampung Timur yang lebih baik, guna mendapatkan infomasi tentang pengelolaan asrama. Jangan sampai kami melaksanakan sebuah program berasrama tetapi sifatnya hanya pindah kost saja,” jelasnya.

Ditambahkan Samsurizal, kunjungan kerja ke MAN 1 Metro terbagi dua tim yang bertugas menggali informasi terkait pengelolaan asrama.

“Dalam kunjungan kerja ini,kami ada dua tim yang bertugas menggali informasi. Pertama akademik dan pembelajaran dan kedua pembiyaannya. Karena kegiatan asrama tidak ada pembiyaan pemerintah,oleh karena itu kami bersama pengurus komite supaya bisa melihat bagaimana cara pengelolaannya. Kami berencana tahap awal MAN 2 Bandar Lampung hanya mampu menerima 32 siswa saja, dikarenakan kapasitas kelas masih terbatas walaupun gedung sudah mewah. Kami berharap hasil kunjungan ini bisa kami terapkan dan menjadikan kami lebih baik dan berprestasi,” imbuhnya.(rl)

LEAVE A REPLY