Raden Adipati Surya Tepis Isu Waykanan Bangkrut

0
303
Bupati Waykanan, Raden Adipati Surya menghadiri Musrenbang di Kecamatan Way Tuba./Deky

Gerbang1news.com, Waykanan – Bupati Kabupaten Waykanan, Reden Adipati Surya menepis isu yang mengatakan kabupaten setempat bangkrut.

Tepisan itu dikatakan Raden Adipati Surya saat memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Way Tuba, Kamis (20/2/2020).

“Beredar isu di Medsos bahwa Waykanan bangkrut, itu tak benar,” kata Raden Adipati Surya.

Bahkan Bupati menegaskan tidak ada pemotongan anggaran SKPD tahun 2020.

“Contoh, kita asumsi akan ada pendapatan 100 ribu untuk 10 macam kegiatan. Jika ternyata dana yang masuk hanya 70, maka pemerintah akan mengkaji berapa item penting yang harus menjadi prioritas,” tegas bupati.

Dia menjelaskan, struktur APBD Kabupaten Waykanan mengacu pada estimasi-estimasi pendapatan baik melalui PAD, DAK, DAU maupun dana Bagi hasil.

Selain itu beberapa kegiatan seperti Pilkada september 2020. Pilkakam serentak November 2020, cicilan hutang ke PT SMS. Serta tanggungan pembayaran BPJS rakyat miskin yang naik juga sangat mempengaruhi struktur APBD Waykanan tahun 2020.

“BPJS Rakyat miskin naik sangat tinggi dan ini prioritas harus kita bayar. Kalau tidak kita bayar, maka rakyat kurang mampu yang sakit tidak akan dilayani BPJS dan rumah sakit. Begitu juga Pilkada dan Pilkakam,” jelasnya.

Terkait Hutang ke PT SMI, Raden Adipati mengatakan bahwa hutang akan selesai sampai 2021 dan tak akan membebani bupati periode berikutnya.

“Hutang akan selesai 2021 diakhir masa jabatan saya dan tidak akan menjadi beban bupati periode berikutnya. Itupun jika calon lain yang terpilih, bisa saja saya dua periode jika rakyat menghendaki,” pungkas Raden Adipati Surya.(Eky)

LEAVE A REPLY