Pemkab Tanggamus Matangkan Sensus Penduduk 2020

0
172
Sensus penduduk tahun 2020./Ist

Gerbang1news.com, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, mematangkan Sensus Penduduk tahun 2020 melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dengan kegiatan koordinasi dan konsolidasi.

Kepala BPS Tanggamus, Sugaryadi menyampaikan Sensus Penduduk dan Perumahan Tahun 2020, berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51Th. 1999 tentang penyelenggaraan Statistik, serta rekomendasi PBB mengenai Sensus Penduduk dan Perumahan Tahun 2020.

Menurutnya, dalam pelaksanaan SP2020, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan inovasi dan pembaruan metode dibandingkan enam sensus penduduk sebelumnya.

“SP 2020 akan menggunakan metode kombinasi, yaitu memanfaatkan data adminduk, dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, sebagai data dasar untuk pendataan penduduk secara lengkap
dan memanfaatkan berbagai jenis pengumpulan data yang menggunakan gadget. Inovasi ini dilakukan untuk menghadapi tantangan dinamika kependudukan yang terjadi selama 10 tahun terakhir,” kata Sugaryadi, Jumat (21/2/2020).

Dijelaskannya, Sensus Penduduk tahun 2020 akan dilaksanakan dalam dua periode, periode pertama adalah Sensus Penduduk Online, yaitu seluruh penduduk Indonesia dapat secara aktif mengisikan data kependudukannya secara mandiri melalui halaman website sensus.bps.go.id pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020.

“Kami harapkan Bapak/Ibu sekalian dapat berperan dalam mengikuti sensus Penduduk Online serta dapat membantu menyebarkan dan mengajak penduduk untuk aktif mengisi Sensus Penduduk, Periode kedua yaitu kegiatan verifikasi dan pencacahan lapangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 sampai dengan 31 Juli 2020,” terangnya.

Ia menambahkan, Program Nasional 10 tahunan tersebut sangat penting, yang mana hasilnya akan dijadikan dasar perumusan kebijakan pemerintah. Dengan mengetahui jumlah penduduk suatu wilayah berdasarkan jenis kelamin, kelompok umur, pendidikan yang ditamatkan.

“Dengan begitu maka pemerintah baik Pusat maupun Daerah bisa memperoleh gambaran tentang kebutuhan suatu wilayah, data ini juga dapat digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan dalam menentukan kebijakan serta keputusan yang lebih tepat sasaran untuk diimplementasi kepada masyarakat, misal apabila wilayah tersebut perlu membangun atau menambah fasilitas publik, baik itu sekolah, rumah sakit), infrastruktur, dan lain-lain,Katanya,” paparnya.

Bupati Tanggamus, Hj. Dewi Handajani melalui Asisten Bidang Administrasi Jonsen Vannesa, mengatakan agar kiranya dapat mengikuti sensus ini dengan sungguh-sungguh, untuk lebih jelasnya masyarakat dapat mengakses link disensus.bps.go.id. Dan jikap masih ada yang perlu ditanyakan maka bisa menghubungi call center BPS

“Seperti hari ini sudah disiapkan coaching Clinic oleh BPS, coaching Clinic ini penting tidak hanya untuk yang bersangkutan tapi juga pejabat yang bersangkutan bisa ikut mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat atau minimal keluarga,” tambah Jhonsen.

Ia mengajak, kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk ikut berpartisipasi dalam sensus penduduk ini, yang mana salah satu fungsi ASN menurutnya ialah melaksanakan kebijakan pemerintah salah satunya ialah mensukseskan sensus penduduk. “Dan atas nama pimpinan kami sangat mendukung BPS dan kami siap mengawal, kami punya kepala pekon dan kami punya perangkat-perangkat yang lain kami siap mendukung, program ini,”tandasnya.

Hadir dalam Kegiatan Tersebut Kepala BPS Tanggamus Sugaryadi,SE.MM., Staf Ahli Bupati,Asisten, para OPD terkait, serta jajaran ASN dilingkup Pemkab Tanggamus.(Tan/Ir)

LEAVE A REPLY