Jika Terbukti Melecehkan Profesi Wartawan, Ketua K3S Waykanan akan di Polisikan

0
369
Suparno, Ketua K3S Kabupaten Waykanan./Deky

Gerbang1news.com, Waykanan – Sebuah video mendadak viral di grup WhatsApp Wartawan Waykanan. Video berdurasi 1.55 menit itu diduga Suparno Ketua K3S Kabupaten Waykanan yang mengatakan “Melihat Wartawan sama dengan melihat Dedemit”.

Ucapan tersebut sontak menjadi perbincangan organisasi kewartawanan kabupaten setempat bahkan hingga ke daerah lain di Provinsi Lampung.

Ironisnya, tempat Suparno mengucapkan kata tidak pantas itu diperkirakan saat berada di Kantor PWI Waykanan, pada Kamis 13 Februari 2020 lalu.

Merasa tersinggung dengan ucapan Ketua K3S tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) Kabupaten Waykanan, Yoni Aliestiadi SH mengecam keras ucapan yang keluar dari Kepala Sekolah Dasar tersebut.

“Jika benar ucapannya seperti itu, sangat tidak pantas dan tidak punya etika. Suparno adalah seorang Kepala Sekolah Dasar dan berpendidikan tinggi, membuat pernyataan yang menghina profesi Wartawan dengan menyamakan wartawan dengan dedemit,” kata Yoni Aliestiadi, Jumat (14/2/2020).

Menurut Yoni, profesi Wartawan sama terhormatnya dengan Profesi-Profesi lainnya, bahkan mempunyai payung hukum sendiri yakni Undang-Undang No 40 tahun 1999 tentang Pers.

Saat ini, lanjut Yoni, AWPI Waykanan sedang mengkaji melalui Bidang Hukum HAM dan Advokasi/LPBH, apakah pernyataan ini memenuhi unsur penghinaan, jika memang menurut kajian Bidang Hukum memenuhi unsur penghinaan akan di lakukan pelaporan ke Polres Waykanan.

“Tidak sepantasnya seorang Kepala Sekolah mengatakan melihat Wartawan seperti melihat Dedemit. Kami akan laporkan ke polisi jika kajian dan rekomendasi dari Bidang Hukum, HAM dan Advokasi /LPBH AWPI Waykanan memenuhi unsur pasal pidana penghinaan Profesi,” tegas Yoni.(Eky)

LEAVE A REPLY