Dishub Beri Penyuluhan Tertib Lalu Lintas ke Pelajar di Metro

0
135
Penyuluhan tentang ketertiban lalu lintas dan aturan berlalu lintas kepada pelajar./Ist

Gerbang1news.com, Metro — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro memberikan penyuluhan tentang ketertiban lalu lintas dan aturan berlalu lintas kepada pelajar SMP, SMK, dan SMA di Kota Metro.

“Pelajar inikan kalau berkendara kebanyakan masih ugal-ugalan. Makanya harus diberikan pemahaman tentang aturan berlalu lintas,” ujar Wakil Walikota Metro Djohan, usai membuka kegiatan tersebut, Rabu (18/9/2019).

Dikatakanya, para pelajar yang masih dibawah umur juga masih belum memiliki surat izin mengemudi (SIM), selain itu para pelajar sering kali mengenderai sepeda motor tanpa menggunakan helm.

“Kalau cuma mengendarai siapapun bisa. Tetapi apakah mereka tahu aturan berlalu lintas, kan tidak. Makanya ini kita sosialisasikan. Termasuk mempunyai sim, memakai helm, spion dan lainya,” katanya.

Menurut Djohan, dengan mengetahui akan ketertiban berlalu lintas juga akan berdampak mengurangi angka kecelakaan.

“Metro sebagai kota pendidikan itu bukan hanya pendidikanya saja. Tetapi juga sebagai tempat untuk belajar. Kalau bisa Metro itu terkenal karena tertib berlalu lintas masyarakatnya,” ujarnya.

Kadishub Metro, Zulpikri menjelaskan, untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas, penyuluhan ini juga untuk mengurangi angka kecelakaan di Kota Metro.

“Mereka ini masih dibawah umur tetapi sudah menggunakan kendaraan bermotor. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan sosialisasi,” jelasnya.

Dishub juga, lanjutnya, melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Metro untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan berbahaya menggunakan kendaraan dalam pengaruh barang haram tersebut.

“Karena banyak ditemukan anak-anak ini menggunakan kendaraan dalam pengaruh narkoba. Inikan berbahaya, baik bagi diri sendiri maupun pengendara lainya,” terangnya.

Ia menambahkan, kedepan Dishub Kota Metro akan masuk ke sekolah untuk mensosialisasikan ketertiban berlalu lintas kepada pelajar di Kota Metro.

“Kalau sekarang kan hanya perwakilan lima orang yang ke kegiatan ini. Nah kedepan kita yang akan masuk ke sekolah. Jadi mereka tahu akan aturan dalam berkendara,” imbuhnya.(red)

LEAVE A REPLY