ASPANJI Kecam Statmen Bupati Tulang Bawang

0
219
ASPANJI Kabupaten Tulang Bawang dan sejumlah Kontraktor melakukan jumpa pers bersama media./Nurwan

Gerbang1news.com, Tulang Bawang – Asosiasi Pengusaha Barang dan Jasa Indonesia (ASPANJI) Kabupaten Tulang Bawang, mengecam dan menyesalkan statement (ucapan) Bupati Hj Winarti SE,MH yang mengatakan, tidak terlaksananya pembangunan di Tulang Bawang dikarenakan seluruh pihak ketiga (Kontraktor) Tulang Bawang, belum layak menjadi pihak ketiga, dari dokumen, legalitas hingga modal. Sehingga mereka belum siap, terbukti mereka tidak mampu melakukan penawaran tender lelang proyek yang sudah digelar melalui LPSE.

Menanggapi ucapan Winarti tersebut, Sekretaris ASPANJI Desmansyah Rojali bersama Rekan-rekan pihak ketiga (Kontraktor) menggelar jumpa pers, Senin (29/7/2019).

Dikatakan Desmansyah, terkait dengan kegagalan proses lelang cepat yang dilakukan oleh Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) proyek sebesar 51miliar lebih, yang dianggarakan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat, merupakan kegagalan sistem yang baru dikarenakan pertahanan yang kurang kuat dan tidak didukung dengan alat yang cukup serta ketidak mampuan sumber daya manusia (SDM).

”Kontraktor di Tulang Bawang, sejak jaman Bupati Abdurahman Sarbini, yang menjabat dua priode, hingga kepemimpinan Bupati Hanan A Rozak, pernah mengerjakan DAK yang sama seperti saat ini. Bahkan anggaran DAK lebih banyak lagi dari jamannya Bupati Winarti, terbukti kabupaten Tulang Bawang ada pembangunan yang dilakukan oleh pihak ketiga (Kontraktor) lokal, bukan pihak ketiga (Kontraktor) yang tidak proposional. Tapi pemerintahannya Hj Winarti SE,MH yang tidak profesional menunjuk pokja yang tidak memiliki kemampuan dibidangnya,” ungkap Desmansyah.

Hal senada dikatakan Kyai Des, Kontraktor Tulang Bawang, bukan hanya mengikuti lelang cepat di Kabupaten Tulang Bawang saja. Beberapa kabupaten yang lain juga di ikuti proses lelang tender, bahkan bisa mengerjakan DAK yang sama hingga tingkat Propinsi Lampung.

”Kami sangat sayangkan ucapan berstatement seorang Bupati seperti itu, yang mencari kambing hitam, lempar batu sembunyi tangan. Semestinya, ia mengumpulkan pokja-pokjanya, carikan solusi, agar Kabupaten Tulang Bawang ada pembangunan. Apalagi kabupaten ini sudah mandiri, dibuktikan dengan tiga kali ganti Bupati,” tegas Kyai Des.(Wan)

LEAVE A REPLY