PPS dan KPPS Tuding KPU Lampung Utara Tidak Profesional

0
226
Kantor KPU Kabupaten Lampung Utara./Heri

Gerbang1news.com – Pemilihan umum (pemilu) serentak April 2019 menyisakan persoalan di kalangan anggota PPS dan KPPS Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Pasalnya, kebutuhan logistik saat pencoblosan tidak terpenuhi.

Dimana, surat suara yang di butuhkan tidak mencukupi dengan jumlah DPT yang ada. Mirisnya, surat suara tambahan 2,5 persen yang dijanjikan pihak KPU setempat hanya isapan jempol belaka.

Diungkapkan seorang anggota PPS di Kecamatan Kotabumi Selatan, proses pemilu tahun ini terkesan semrawut.

“Saya heran dan kecewa, baru kali ini sepanjang sejarah yang saya tahu. Pemilu saat ini menurut saya adalah pemilu yang paling bermasalah. Soal logistik bisa kekurangan, dari mulai kertas surat suara yang tidak sesuai DPT yang ada,lu lalu form C1 Plano yang tertukar kemudian Form C1 untuk pilpres yang kurang. Ini seperti ada apa apanya,” sesalnya, Rabu (24/4/2019).

Dia juga menyayangkan, tidak adanya koordinasi yang baik yaang dilakukan penyelenggara dan pengawas Pemilu.

“Saat hari pencoblosan, ketika kami menemukan persoalan di dalam pemungutan suara pada TPS. Pihak KPPS menanyakan kendala yang di alami, dan kami tidak dapat menghubungi pihak KPU dan Bawaslu untuk melaporkan persoalan yang di alami. Semua nomor telepon anggota yang kami hubungi tidak ada yang aktiv seperti ada unsur kesengajaan,” cetusnya.

Ia berharap, penyelenggara dan pengawas KPU Kabupaten Lampung Utara, lebih profesional dalam melaksanakan tugas yang di embannya.

“KPU harus profesional dalam melaksanakan kewajibanya sebagai penyelenggara pemilu, seperti dalam pengepakan dan pendistribusian logistik harus ekstra teliti. Sehingga kekurangan atau persoalan lain dapat di minimalisir. Ini pesta demokerasi rakyat, bukan hanya seremoni lima tahunan. Di sini kita sebagai warga negara akan menentukan nasib bangsa dan negara ini yang akan datang, mari sama sama kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab sebagai warga negara,” tegasnya(Her/Din)

LEAVE A REPLY