Kapolres Tanggamus Ceritakan Sejarah Sumpah Pemuda

0
253
Seremoni peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Hari Batik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanggamus./Irham

Gerbang1news.com – Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, S. ik., M. Si., menjadi pembina upacara dalam
memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Hari Batik Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanggamus dihalaman Pemkab setempat, Rabu (18/10).

Dalam sambutannya, Kapolres Tanggamus menceritakan sejarah terciptanya Sumpah Pemuda.

Diceritakan Kapolres, sembilan puluh tahun yg lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928 sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air berkumpul disebuah gedung di Jalan Kramat Raya Daerah Kwitang Jakarta.

Mereka adalah Mohammad Yamin kelahiran sawah Lunto Sumatra Barat mewakili oganisasi Pemuda Jong Sumatranen Bond, Johannes Leimena kelahiran kota Ambon Maluku mewakili Organisasi Pemuda Jong Ambon, dan Katjasungkana dr Madura serta Cornelis Lefrand senduk mewakili Organisasi Pemuda Sulawesi Jong Celebes.

Mereka memiliki latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat yg berbeda-beda. Namun fakta sejarah menunjukkan bahwa sekat dan batasan” tersebut tidak menjadi halangan bagi para pemuda Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia, inilah yg disebut dengan “Berani Bersatu”.

Selain itu kita juga memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Pancasila mengandung makna yg amat penting bagi sejarah perjalanan Indonesia, karna itulah pancasila dijadikan sebagai dasar negara ini.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober harus dijadikan sebagai kesempatan untuk merefleksikan ttg pemaknaan nilai-nilai dan kesaktian pancasila itu sendiri. Hal ini penting khususnya bagi generasi muda bangsa ini, generasi baru tidak akan memiliki rasa percaya diri kebanggan atas bangsa ini tanpa mengenali sesungguhnya sejarah kehidupannya.

Untuk itu, sudah sepantasnya pula kita ikut menyongsong dan mengenang ttg sejarah perbatikan di Indonesia yg sudah merupakan seni dan kekayaan khasanah budaya bangsa indonesia. Dari tahun ke tahun seni kerajinan batik di Indonesia terus melaju pesat menguasai pasar lokas, nasional, bahkan Internasional hingga sekarang. Mari kita tingkatkan kecintaan kita terhadap produk batik lokal serta masyarakatkan batik sebagai kekayaaan budaya bangsa,” pungkasnya.

Turut hadir Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE.,MM., Wakil Bupati H. AM. Syafi’i., Penjabat Sekdab Hamid Heriansyah Lubis, Kapolres Tangggamus AKBP I Made Rasma Kasdim 0424 Let. inf. Suhada Erwin, Kajari atau yg Mewakili, Porkofimda, Para Staf Ahli, Para Asisten, Ketua TP PKK Hj. Sri Nilawati Syafi’i,Ketua DWP Nuraini Lubis, Para Camat se Kab. Tanggamus, pejabat tinggi pratama Administrator dan Pengawas, serta tokoh pemuda, unsur Ormas dan Insan Pers se-Kabupaten Tanggamus. (Ir)

LEAVE A REPLY